web analytics
  

Tak Pakai Masker, Pengendara di Puncak Bogor Diborgol

Sabtu, 19 September 2020 09:56 WIB
Umum - Regional, Tak Pakai Masker, Pengendara di Puncak Bogor Diborgol, Pelanggar masker Bogor,Pelanggar masker diborgol,Berita Bogor,Bogor Hari Ini

Seorang pengendara roda dua bernama Andi Albar saat memperlihatkan tangannya diborgol karena tidak mengguna masker di Jalan Raya Puncak Bogor. (Suara.com/Andi Ahmad Sulaendi)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Seorang pengendara roda dua yang melintasi Jalan Raya Puncak Bogor, memaki-maki anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bogor karena tidak terima tangannya diborgol, Sabtu (19/9/2020).

Pria itu bernama Andi Albar (29) asal Megamendung, Kabupaten Bogor.

Padahal, tujuan anggota Satpol PP Bogor menindak dengan cara memborgol tangan pria tersebut agar tidak mengulangi kesalahan lagi, dan selalu patuh untuk menggunakan masker.

Saat didata oleh anggota, pria yang bertujuan ke arah Puncak Bogor itu masih tidak terima tangannya diborgol dan membandingkan dengan terpidana korupsi.

"Nih yang korupsi gua diborgol, jangan yang gak pakai masker diborgol, nih suruh sama bapak-bapak ini, korupsi bisa dadah-dadah (melambaikan tangan)," ujar pria tersebut.

Ketika di maki-maki, anggota Satpol PP Bogor itu mencoba menenangkan pria yang mengenakan jaket warna hitam itu agar memakai masker dan mengisi data administrasi.

Anggota pun memberikan pilihan sanksi kepada pria tersebut, apakah membayar denda sebesar Rp100.000 atau dikenakan sanksi sosial.

"Denda gini doang Rp100.000, saya tidak tahu dan saya tidak menggunakan media sosial," kilahnya.

Padahal, pemerintah sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sampai tingkat desa dan juga menggunakan media sosial, agar masyarakat patuh memakai masker.

Namun, Andi Albar masih tetap mengelak dan membandingkan dirinya dengan pelanggar yang tidak menggunakan masker juga.

"Kenapa bapak itu tidak, yaudah saya ambil sanksi sosial baca Pancasila lima butir," ucapnya.

Tapi saat membacakan Pancasila, Andi Albar juga ternyata tidak hafal secara keseluruhan dan berkilah bahwa hanya melakukan pengetesan saja kepada anggota agar mengikutinya.

"Saya sengaja agar bapak-bapak ini mengikuti saya," kilahnya.

Masih di lokasi operasi masker, Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridhallah mengatakan pemakaian borgol bertujuan sebagai efek jera dan hanya sebentar.

"Itu untuk efek jera saja, tidak ada apa-apa hanya agar masyarakat ini sadar, bahwa menggunakan masker itu penting. Kita juga berikan sosialisasi juga mengenai protokol kesehatan Covid-19," jelasnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers