web analytics
  

Ada Wartawan Terpapar Covid-19, Persib Jalani Rapid Test

Kamis, 17 September 2020 18:00 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Ada Wartawan Terpapar Covid-19, Persib Jalani Rapid Test, corona Persib,pandemi covid-19 Persib,Pelatih Persib Bandung Robert Alberts,rapid test persib,wartawan persib positif corona

Ilustrasi alat rapid test Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Persib Bandung kembali melaksanakan rapid test Covid-19 sebelum menggelar latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (17/9/2020). Pemeriksaan ini dilakukan 90 menit sebelum sesi latihan dimulai.

Seluruh pemain, tim pelatih, hingga ofisial tim ikut serta dalam pemeriksaan tersebut. Dari pemeriksaan ini tim Persib dinyatakan nonreaktif Covid-19.

Perlatih Persib Bandung, Robert Alberts menyampaikan, selain sebagai persyaratan rutin menjelang bergulirnya Liga 1 2020, pelaksanaan rapid test Covid-19 kali ini sebagai upaya pencegahan usai pada sesi latihan lalu ada seorang wartawan yang terkonfirmasi positif covid-19. 

"Yang terpenting rapid test ini dilakukan karena ada salah satu wartawan yang datang ke stadion dinyatakan positif covid. Itu mengingatkan kami lagi soal betapa pentingnya mengikuti prosedur kesehatan di suatu tempat," kata Robert usai sesi latihan di Stadion GBLA, Kamis (17/9/2020).

Pelatih asal Belanda itu mengatakan, selama ini, Persib sangat ketat dalam menjaga awak tim agar tak terpapar virus corona. Bahkan setiap orang yang berdekatan dengan skuat Maung Bandung harus dipastikan kebersihannya agar tak tertular maupun menjadi pembawa virus corona.

"Orang yang mau mendekati tim harus mengikuti itu, karena kami butuh lingkungan yang aman. Jadi itu mengapa kami melakukan rapid test dan semuanya hasilnya negatif, jadi itu bagus bagi kami.Tapi kami juga harus memastikan semuanya tidak bisa mendekati kami dengan membawa virus covid seperti pertemuan Selasa lalu," katanya.

Robert juga ingin tim asuhannya tetap disiplin menetapkan protokol kesehatan baik, ketika bersama tim maupun saat beraktivitas di luar tim. Pasalnya, lanjut Robert, covid-19 sangat mengancam dan berbahaya bisa tidak  disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Termasuk untuk pemain kami, mereka harus tetap disiplin, mereka tahu apa yang harus dilakukan. Bukan hanya ketika bersama tim tapi di luar itu seperti ketika menghadapi event. Orang harus mengerti bagaimana bahayanya covid ini,"  katanya.

Karena itu, Robert berharap semua pihak harus terus disiplin dalam menjaga protokol kesehatan di masa pandemi ini. Khusus bagi tim asuhannya, pelatih berusia 65 tahun itu tidak ingin salah satu anak asuhnya kembali terinfeksi virus corona menjelang lanjutan Liga 1 2020.

"Jika kami sebagai tim akan memainkan laga sekitar 2 pekan dari sekarang, semua harus dipastikan bebas dari virus. Kami juga harus memastikan orang yang ada di sekitar kami bebas jadi virus. Jadi itu yang dilakukan pagi ini, kami memastikan lingkungan yang aman," ujarnya

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers