web analytics
  

TikTok Diblokir dari Google Play di AS Mulai Minggu Malam

Jumat, 18 September 2020 22:52 WIB
Umum - Internasional, TikTok Diblokir dari Google Play di AS Mulai Minggu Malam, TikTok,Amerika Serikat,TikTok Diblokir,Google Play

TikTok. (Reuters)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Amerika Serikat akan mulai memblokir aplikasi TikTok dari toko aplikasi Google Play Store dan App Store milik Apple mulai Minggu malam (20/9/2020). Selain TikTok, aplikasi pesan WeChat juga akan diblokir.

Dengan kebijakan itu maka mulai akhir pekan ini, TikTok tak lagi bisa diunduh di AS. Tetapi mereka yang sudah mengunduh dan menginstall aplikasi itu masih akan bisa menggunakannya sampai November mendatang.

"Pengguna TikTok saat ini tidak akan mengalami perubaha sampai 12 November," kata Menteri Perdagangan AS, Wilbur Ross dalam wawancara dengan Fox Business Network, Jumat (18/9/2020) seperti dilansir dari Reuters.

Diwartakan sebelumnya bahwa Presiden Donald Trump pada awal Agustus memerintahkan TikTok untuk menjual bisnisnya di Amerika Serikat ke perusahaan lokal. Jika permintaan itu tak dipenuhi dalam 90 hari, maka TikTok akan dilarang di AS.

Perintah itu diberikan karena pemerintah AS yakin bahwa TikTok, milik perusahaan rintisan China, ByteDance, memiliki potensi ancaman terhadap keamanan nasional negara tersebut.

TikTok sendiri sudah menggugat Pemerintah AS sebagai bentuk perlawanan. Trump dinilai telah melanggar konsitusi AS dengan memaksa TikTok menjual bisnisnya ke pihak lain.

Tetapi pekan ini muncul kabar lain, bahwa TikTok sudah sepakat bermitra dengan raksasa teknologi Oracle untuk beroperasi di Amerika Serikat. Dalam kesepakatan itu disebutkan bahwa TikTok tidak dilego, melainkan hanya akan menggunakan teknologi Oracle untuk beroperasi.

Meski demikian rencana Oracle dan TikTok ini masih harus mendapat restu dari Trump agar bisa berjalan.

TikTok merupakan salah satu aplikasi paling populer di AS. Di Paman Sam, aplikasi itu punya 100 juta pengguna aktif dan sangat populer di antara remaja.

Sementara WeChat punya 19 juta pengguna aktif per hari di AS. Aplikasi ini banyak digunakan oleh para mahasiswa dari China dan pengusaha yang punya hubungan bisnis dengan perusahaan di China.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers