web analytics
  

Pandemi Covid 19 Berdampak pada Proyek-proyek di Cianjur

Jumat, 18 September 2020 21:07 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Pandemi Covid 19 Berdampak pada Proyek-proyek di Cianjur, proyek di Cianjur,Pandemi Covid 19

Proyek perbaikan jalan. (Istimewa)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Pandemi Covid 19 tidak hanya berpengaruh langsung pada masyarakat, ternyata berdampak juga pada sektor bisnis bisnis pengadaan barang dan jada kontruksi.

Betapa tidak, dari total pagu paket tender DAK dan Banprov senilai Rp110.059.148.300 dengan besaran hasil penghitungan sendiri (HPS) senilai Rp109.778.658.966, nilai yang telah kontrak sebesar Rp89.619.608.161,39. 

Kepala Subbagian Pengadaan Barang dan Jasa Bagian Barang dan Jasa Setda Kabupaten Cianjur, Ardy Primardiansyah, mengatakan berkurangnya nilai DAK untuk fisik dan Banprov tak terlepas terjadinya pembatalan pekerjaan akibat dampak pandemi covid-19. Kondisi tersebut tak bisa dihalangi karena merupakan kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

"(Pandemi covid-19) sangat berpengaruh. Malahan ada beberapa proyek DAK yang nilainya besar-besar di atas Rp10 miliar, dibatalkan. Padahal sudah ada penetapan pemenang," terang Ardy pada Ayobandung.com saat dihubungi melalui telepon, Jumat (18/9/2020).

Ardy mencontohkan proyek fisik DAK yang dibatalkan pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan di antara peningkatan ruas jalan Ciseureuh-Arca dengan nilai mencapai lebih kurang Rp11 miliar. Kemudian ruas jalan Pal II-Karyamukti. 

"Proyek-proyek ini sudah ada penetapan pemenangnya. Kita tidak bisa berbuat apa-apa karena ini kebijakan Kementerian Keuangan yang mengeluarkan surat pembatalan," jelasnya.

Pemerintah pusat menyalurkan kembali DAK fisik setelah pandemi covid-19 sempat mereda. Hanya secara kuantitas terjadi ada pengurangan jumlah paket pekerjaan.

"Misalnya jaringan irigasi yang menjadi 4 paket pekerjaan, termasuk SPAM (sistem penyediaan air minum) yang asalnya 40 paket menjadi 20 paket," pungkasnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers