web analytics
  

IKM Produk Tekstil Majalaya Melesu, Wakil Ketua MPR Minta Pemerintah Beri Stimulus

Jumat, 18 September 2020 19:58 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, IKM Produk Tekstil Majalaya Melesu, Wakil Ketua MPR Minta Pemerintah Beri Stimulus, Tekstil Majalaya,Pandemi Covid-19

Industri Tekstil Majalaya. (Mildan Abdalloh)

SOLOKANJERUK, AYOBANDUNG.COM -- Pandemi covid-19, membuat industri kecil menengah produk tekstil kawasan industri Majalaya, Kabupaten Bandung melemah.

Salah seorang pelaku IKM Produk tekstil di Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Dudi Mustofa, mengatakan sejak pandemi covid-19, bisnisnya mengalami pelemahan, walaupun saat ini sudah memasuki adaptasi kebiasaan baru.

"Gudang penuh karena barang jarang keluar," ujar Dudi, Jumat (18/9/2020).

Saat ini kata Dudi, handuk yang diproduksinya mencapai 15.000 lusin tersimpan di gudang, karena susah dijual ke pasar.

Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid, mengatakan sektor IKM harus menjadi perhatian pemerintah supaya bisa bertahan ditengah pandemi covid-19.

"Pemerintah harus memberikan stimulus agar minimal alat produksinya tidak rusak kalau ternyata tidak produksi," ujar Jazilul.

Selain itu, kata Jazilul, pemerintah juga harus membuka pasar seluas-luasnya, agar barang yang telah diproduksi terserap pasar.

"Kalau pasarnya tidak dibuka. Kalau pasarnya masih setengah-setengah yang diserap juga pasti setengah. Atau diserap oleh pemerintah," katanya.

Pemberian subsidi kepada karyawan yang memiliki gaji dibawaj Rp4 juta/bulan sudah tepat, karena buruh bisa bertahan hidup dengan subsidi. Namun yang dilupakan pemerintah adalah perusahaan tempat buruh bekerja.

"Harusnya perusahaan juga mendapat stimulus, berupa misalnya jika ada hutang bank, bunganya diringankan atau ada reschedule. Kalau tidak, mereka bisa mati, imbasnya perumahan bahkan pengurangan karyawan," tutupnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers