web analytics
  

Diduga Hadiri Tes Kesehatan Cabup Bandung, Seorang Sekcam Dipanggil Bawaslu

Jumat, 18 September 2020 18:29 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, Diduga Hadiri Tes Kesehatan Cabup Bandung, Seorang Sekcam Dipanggil Bawaslu, Pelanggaran Pilkada 2020,pelanggaran pilkada Bandung,Pilbup Bandung,Pilbup Bandung 2020,Pilkada Bandung

Ilustrasi -- Pilkada Serentak. (Ayobandung.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung memanggil seorang aparatur sipil negara (ASN) karena diduga menghadiri tes kesehatan bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Bandung pekan lalu.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kabupaten Bandung, Hedi Ardia, mengatakan ASN yang diduga hadir dalam tes kesehatan bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati bandung tersebut menjabat sekretaris kecamatan, berinisial AYP.

"Yang bersangkutan diduga hadir dalam tes kesehatan mendampingi salah satu bakal pasangan calon bupati," tutur Hedi, Jumat (18/9/2020).

Bawaslu, kata Hedi, sempat kesulitan mengidentifikasi ASN yang hadir dalam tes kesehatan bakal pasangan calon bupati di RSHS tersebut.

"Kenapa ada rentan waktu yang begitu lama saat kejadian sampai hari ini, karena kami mencari informasi dan keterangan siapa orang ini (AYP). Walaupun saya hadir di lokasi, saya tidak mengenal namanya, saya hanya mengidentifikasi wajah, postur tubuh dan ciri-ciri lainnya," paparnya.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, ASN yang hadir dalam tes kesehatan tersebut dipastikan AYP. Namun, lanjut Hedi, AYP membantah jika dirinya turut hadir dalam kegiatan tersebut.

"Dan berdasarkan tadi hasil klarifikasi, yang bersangkutan membantah hal itu. Bahwa dia tidak hadir di sana dan di foto itu bukan dirinya.  Itu wajar. Tinggal nanti diklarifikasi kepada saksi-saksi yang hadir di lapangan," kata Hedi. 

Hedi menyebut, total sampai dengan saat ini sudah ada 14 ASN Pemkab Bandung yang dipanggil terkait dugaan pelanggaran kode etik keterlibatan dalam tahapan Pilkada Serentak 2020.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers