web analytics
  

Petani Paprika Tolak Bantuan Pompa Air Dinas Pertanian KBB

Jumat, 18 September 2020 16:51 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, Petani Paprika Tolak Bantuan Pompa Air Dinas Pertanian KBB, Petani Paprika,Kabupaten Bandung Barat,Bantuan Pompa Air,Dinas Pertanian KBB

Petani Paprika di KBB (Tri Junari)

CISARUA, AYOBANDUNG.COM -- Bantuan alat pertanian dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat (KBB) bagi kelompok tani tidak tepat sasaran. Alat produksi berupa mesin pompa air ditolak kelompok tani sayuran karena dinilai tidak tepat sasaran.

Ketua Kelompok Tani Anugrah Tani, Wisnu Saepudin mengatakan, sebulan lalu kelompoknya diminta untuk menerima bantuan alat pompa irigasi bagi petani padi. Namun ia menolak karena alat itu tidak dibutuhkan petani sayuran Paprika seperti dirinya.

"Ada sebulan lalu, katanya kita dapat bantuan dari Dinas Pertanian KBB. Tapi pompa air irigasi untuk sawah, kalau kami kan kebun green house enggak butuh yang begitu,"ungkap petani paprika di Kampung Barunyatu, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua ini kepada Ayobandung.com, Jumat (18/9/2020). 

Melihat bantuan alat produksi pertanian tidak sesuai dengannya, Wisnu pun menolak menerima alat pompa air itu. Ia lebih memilih untuk tidak menerima ketimbang nantinya mubadzir.

"Saya tolak saja karena buat apa, malah mereka maksa katanya bawa saja nanti mau diapakan terserah. Tapi saya tetap enggak mau,"sebutnya.

Bagi kelompok petani Paprika, mesin pompa air tidak diperlukam karena pasokan air mengandalkan mesin jetpump disalurkan ke toren. Dari toren air masuk disalurkan kembali menggunakan selang ke polybag tanaman paprika.

"Kalau itu untuk sawah, kita kan enggak pakai yang begitu. Yang kami butuhkan justru alat distribusi seperti mobil pick up atau pendampingan agar kita bisa melakukan ekspor paprika," katanya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers