web analytics
  

Pilkada Kabupaten Bandung, Calon Bupati Harus Paham 4 Pilar Kebangsaan

Jumat, 18 September 2020 15:12 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Bandung, Pilkada Kabupaten Bandung, Calon Bupati Harus Paham 4 Pilar Kebangsaan, Pilkada Kabupaten Bandung 2020,Pilkada Kabupaten Bandung,Protokol Kesehatan Pilkada Kabupaten Bandung,kampanye pilkada Kabupaten Bandung

Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid (DPR)

CILEUNYI, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid, berharap Calon Bupati dan Bupati Bandung paham dan menjalankan empat pilar kebangsaan.

Memahami dan menjalankan empat pilar kebangsaan kata Jazilul menjadi penting bagi bupati juga calon bupati, tidak terkecuali Kabupaten Bandung.

"Memahami dan menjalankan empat pilar kebangsaan bagi kepala daerah harus diperkuat lagi. empat pilar itu nilai ideal yang harus diterjemahkan kepada kebijakan dan program," tutur Jazilul ketika melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan di Cileunyi, Jumat (18/9/2020).

Calon Bupati, ujar Jazilul ketika terpilih, harus membuat program yang menjangkau keperluan dan kebutuhan masyarakat terutama dalam pemahaman bernegara.

"Jangan sampai masyarakat bandung ini ada gerakan anti Pancasila, itu berbahaya. Makanya calon bupatinya harus memahami dan menjalankan empat pilar kebangsaan," jelasnya.

Pilkada Kabupaten Bandung diikuti oleh tiga kontestan yang secara resmi telah mendaftar ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung pada Jumat (4/9/2020).

Bapaslon pertama yang mendaftar adalah atas nama H.M. Dadang Supriatna dan H. Sahrul Gunawan mendaftar di KPU Kabupaten Bandung pada pukul 14.20 WIB.

Bapaslon ini diusung oleh empat partai politik yang terdiri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) enam kursi, Partai NasDem (Nasional Demokrat) lima kursi, Partai Demokrat (PD) lima kursi, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 10 kursi, dengan jumlah total sebanyak 26 kursi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung hasil Pemilihan Umum Tahun 2019.  

Selanjutnya bapaslon atas nama Hj. Yena Iskandar Masoem dan Atep mendaftar di KPU Kabupaten Bandung pada pukul 15.07 WIB di hari yang sama.

Bapaslon ini diusung oleh dua parpol yang terdiri dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) tujuh kursi dan Partai Amanat Nasional (PAN) empat kursi dengan jumlah total sebanyak 11 kursi. 

Sebagai penutup di hari pertama pendaftaran, bapaslon atas nama Kurnia Agustina dan Usman Sayogi JB mendaftar di KPU Kabupaten Bandung pada pukul 15.40 WIB. 

Bapaslon ini diusung oleh dua parpol yang terdiri dari Partai Golongan Karya (GOLKAR) 11 kursi dan Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) tujuh kursi dengan jumlah total sebanyak 18 kursi 

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers