web analytics
  

Jalan Bandung Dibuka Tutup Lagi, Apa Kata Masyarakat?

Jumat, 18 September 2020 11:42 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Jalan Bandung Dibuka Tutup Lagi, Apa Kata Masyarakat?, Waktu penutupan jalan Bandung,Penutupan jalan Kota Bandung,Penutupan Jalan di Kota Bandung,penutupan jalan Bandung,buka tutup jalan Bandung,jalan bandung ditutup

Warga beraktivitas di jalan yang ditutup. (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Polrestabes Bandung menutup sejumlah ruas jalan pada pagi, sore, dan malam hari mulai Jumat (18/9/2020). Kebijakan ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat yang menjadi pengguna jalan.

Salah satu pengguna jalan yang ditemui Ayobandung.com, Diani Rahmi (39), mengaku mendukung penutupan jalan yang bertujuan untuk membatasi gerak masyarakat di tengah pandemi ini.

"Saya setuju dengan adanya penutupan jalan, terutama di malam hari. Masih banyak masyarakat yang sering kumpul-kumpul di malam hari," ujarnya.

Ia berharap, adanya penutupan jalan ini dapat menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Bandung. Terlebih masih banyak masyarakat yang melakukan kerumunan.

"Ya mudah-mudahan masyarakat lebih mematuhi aturan ini demi mengurangi penyebaran virus. Sebaiknya setelah beraktifitas langsung pulang ke rumah," tutur Diani.

Sementara itu, penutupan jalan di pagi hari akan dilakukan mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Kemudian, penutupan di sore hari akan dimulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Sementara itu, penutupan di malam hari akan dimulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.

Sejumlah ruas jalan yang akan ditutup pada pagi, sore dan malam hari diantaranya, Jalan Asia Afrika-Tamblong, kemudian Jalan Dewi Sartika-Pungkur, lalu Jalan Otista-Suniaraja (Pasar Baru), serta Jalan Purnawarman-Riau, Jalan Merdeka-Riau dan Jalan ABC-Banceuy.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, mengatakan tujuan penutupan jalan tersebut untuk menghindari adanya kerumunan masyarakat.

"Imbauannya agar masyarakat menghindari kerumunan dan keluar lagi (setelah pulang kerja). Kalau tidak penting jangan keluar rumah, hindari keluar rumah dulu kalau tidak penting, untuk menekan angka penyebaran Covid-19," ujarnya di Jalan Asia Afrika, Jumat (18/9/2020).

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers