web analytics
  

Odading Mang Oleh, Omzet Naik 10 Kali Lipat Setelah Viral

Kamis, 17 September 2020 16:19 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Odading Mang Oleh, Omzet Naik 10 Kali Lipat Setelah Viral, Odading Mang Oleh,Odading viral,Odading Bandung,Odading

Pembeli antre untuk membeli Odading Mang Oleh yang viral. (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Jajanan Odading Mang Oleh sedang ramai diperbincangkan masyarakat. Odading Mang Oleh viral karena beredar video seorang yang mempromosikan makanan tersebut.

Uniknya, orang tersebut menggunakan nada yang lucu dan "ngegas" saat mempromosikan sekaligus mencicipi Odading Mang Oleh. Hal itu ternyata mempengaruhi pendapatan pedagang odading tersebut.

Pemilik Odading Mang Oleh bernama Soleh. Pria berusia 60 tahun itu akrab disapa Mang Oleh. Kini, lapak dagangannya lebih sering dikelola oleh anak-anaknya.

Anak pertama Mang Oleh, Agus Rusmana (38) mengatakan, setelah viral video tersebut, kini pendapatannya bisa mencapai 10 kali lipat.

"Kalau sebelum viral paling dapatnya Rp 1 juta sehari, untuk sekarang naiknya hampir sepuluh kali lipat," ujarnya kepada Ayobandung.com, Kamis (17/9/2020).

Agus menjelaskan, sebanyak 11 orang turut dikerahkan dalam melayani dan mengolah pembuatan odading di lapaknya.

"Sekarang yang kerja 11 orang, semuanya ini anak-anaknya Bapak (Mang Oleh), malah nambah 2 orang menantunya dikerahkan juga," jelasnya.

Sebelum viral, Agus menuturkan hanya membawa bahan-bahan odading seberat 30-40 kilogram. Namun, sekarang bisa mencapai 3 kali lipatnya.

"Untuk dari segi bahan sebelum viral paling bawa 30-40 kilogram dalam sehari, kalo sekarang bisa bawa baham sampai 1 kwintal (100 kilogram)," tuturnya.

Permintaan yang besar dan minat pembeli yang tinggi, lanjut Agus, menjadi faktor utama larisnya odading dagangannya.

"Untuk sistem antreannya sekarang pakai nomor, biasanya yang beli kan 10-20 biji, kalau sekarang per orangnya ada yang beli 100 biji sampai 200 biji, jadi agak lama," jelasnya.

Sementara itu, pemilik odading Mang Oleh, Soleh (60), mengatakan ia telah berjualan selama 31 tahun. "Di sini tuh sudah 31 tahun. Sebelum jual odading, saya juga pernah jual buah-buahan. Lalu bisa bikin odading tuh belajar dulu dari yang lain, Alhamdulillah ya sekarang ada hasilnya," ujarnya.

Mang Oleh, sapaan akrab Soleh, tak hanya menjual odading saja, ia juga menjual jajanan lainnya seperti cakue. Mang Oleh menjual odading dan cakue seharga Rp1.500.

"Odading beda dari yang lain, kalo yang lain ada yang alot gitu ya, kalo di sini mah insyaallah empuk, hingga dua, tiga hari juga kuat. Kalo cakue, istimewanya dari sambal, saya bikin sendiri, itu yang membedakan, cakuenya juga beda sama yang lain," ujar pria kelahiran Majalengka ini.

Odading Mang Oleh berlokasi di Jalan Baranang Siang nomor 5, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, atau tepatnya di daerah belakang Pasar Kosambi. Jika ingin membeli Odading Mang Oleh, pembeli disarankan datang lebih awal. Odading Mang Oleh buka dari pukul 07.00 WIB pagi hingga pukul 18.00 WIB.

Sebelumnya, telah viral di media sosial video bernada lucu dan "ngegas" beberapa waktu lalu, dalam video tersebut terlihat seorang pria mempromosikan jajanan Odading Mang Oleh.

"Odading Mang Oleh, rasanya seperti anda menjadi Iron Man, belum gaul kalau belum makan odading Mang Sholeh," ujar pria yang diketahui bernama Ade Londok.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

12 Napi Korupsi Lapas Sukamiskin dapat Remisi Idulfitri

Bandung Kamis, 13 Mei 2021 | 22:01 WIB

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin Bandung menyatakan ada sebanyak 12 narapidana kasus korupsi mendapat remisi at...

Bandung Raya - Bandung, 12 Napi Korupsi Lapas Sukamiskin dapat Remisi Idulfitri, Lapas Sukamiskin,Napi Korupsi,remisi idulfitri 2021

Pencuri Gasak Laptop dan Uang saat Penghuni Rumah Salat Id

Bandung Kamis, 13 Mei 2021 | 20:57 WIB

Aksi pencurian terjadi di sebuah rumah yang berlokasi di Jalan Kembar Mas Utara depan Taman Regol, pada Kamis, 13 Mei 20...

Bandung Raya - Bandung, Pencuri Gasak Laptop dan Uang saat Penghuni Rumah Salat Id, Pencurian di Bandung,Pencurian saat Salat Id,Salat Idulftri 2021,Pencurian di Jalan Kembar Mas Utara

Pemkot Bandung Pastikan Sudah Optimal Soal Larangan Mudik

Bandung Kamis, 13 Mei 2021 | 20:02 WIB

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengaku telah memastikan posko penyekatan larangan mudik di Kota Bandung tidak ter...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Pastikan Sudah Optimal Soal Larangan Mudik, Pemkot Bandung,Penyekatan Pemudik Kota Bandung,Larangan Mudik Kota Bandung

Taman Lalu Lintas Masih Sepi Pengunjung di Hari Pertama Lebaran

Bandung Kamis, 13 Mei 2021 | 19:18 WIB

Sebagian masyarakat Kota Bandung memanfaatkan libur Lebaran dengan berkunjung tempat-tempat wisata di Kota Bandung. Sala...

Bandung Raya - Bandung, Taman Lalu Lintas Masih Sepi Pengunjung di Hari Pertama Lebaran, Taman Lalu Lintas (TLL),Hari Pertama Lebaran,Wisata di Taman Lalu Lintas

Ridwan Kamil Sapa Petugas Pos Penjagaan: Mudah Mudahan Lelah Menjadi L...

Bandung Kamis, 13 Mei 2021 | 18:29 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil silaturahim virtual dengan kepala perangkat daerah Pemda Provinsi Jabar dan petugas pos...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil Sapa Petugas Pos Penjagaan: Mudah Mudahan Lelah Menjadi Lillah, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Silaturahim Virtual,Petugas Pos Penjagaan,Petugas Penyekatan Pemudik

Warga Berbondong-bondong ke TPU Astanaanyar Untuk Ziarah Kubur

Bandung Kamis, 13 Mei 2021 | 17:19 WIB

Aktivitas pada hari Lebaran identik dengan ziarah kubur. Tradisi ini melibatkan penghormatan keluarga dan mengenang berp...

Bandung Raya - Bandung, Warga Berbondong-bondong ke TPU Astanaanyar Untuk Ziarah Kubur, TPU Astana Anyar,ziarah kubur lebaran,Ziarah saat Lebaran,Ziarah Kubur TPU Astana Anyar

Meski Dilarang, Warga Tetap Ziarah ke TPU Cikadut

Bandung Kamis, 13 Mei 2021 | 12:28 WIB

Pada Hari Raya Idulfitri ini peziarah yang berkunjung memang cukup banyak, berbeda dari waktu-waktu sebelumnya.

Bandung Raya - Bandung, Meski Dilarang, Warga Tetap Ziarah ke TPU Cikadut, ziarah kubur di hari Lebaran,peziarah,Hari Raya Idulfitri,tradisi ziarah kubur,protokol kesehatan peziarah,makam di TPU Cikadut,Protokol Covid-19,Larangan ziarah

Tidak Bisa Mudik, Video Call Jadi Pilihan Bercengkerama dengan Keluarg...

Bandung Kamis, 13 Mei 2021 | 11:10 WIB

Sudah dua tahun, pemerintah melarang masyarakat mudik saat Idulfitri untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Bandung Raya - Bandung, Tidak Bisa Mudik, Video Call Jadi Pilihan Bercengkerama dengan Keluarga, Video Call,Idulfitri,Penyebaran Covid-19,Larangan Mudik,Mudik

artikel terkait

dewanpers