web analytics
  

Harapan Kiper Senior Persib Soal Liga di Tengah Pandemi Covid-19

Selasa, 15 September 2020 22:36 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Harapan Kiper Senior Persib Soal Liga di Tengah Pandemi Covid-19, Kiper Persib Bandung I Made Wirawan

Kiper senior Persib Bandung I Made Wirawan. (Irfan Al-Faritsi)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Setelah vakum cukup lama karena pandemi Covid-19, Liga 1 2020 akan kembali bergulir  pada 1 Oktober. Kiper senior Persib Bandung I Made Wirawan berharap protokol kesehatan Covid-19 bisa diterapkan secara dalam lanjutan kompetisi nanti.

Dia menegaskan, protokol kesehatan tersebut jangan hanya menjadi formalitas agar bisa melanjutkan Liga. Pasalnya, penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi bukan perkara main-main di situasi saat ini. 

"Yang pasti faktor utama yang harus kita perhatikan mengenai protokol kesehatan yang harus benar-benar diterapkan secara disiplin dan benar-benar dilakukan, jangan sampai cuma sekadar aja hanya dijalani (formalitas)," kata Made.

Pemilik nomor punggung 78 itu juga mengatakan, faktor keselamatan dan kesehatan harus menjadi prioritas utama untuk dijaga seluruh insan sepak bola Tanah Air.

"Saya harap itu enggak terjadi, saya harap ini benar-benar dilakukan dengan kualitas yang bagus. Jadi kita main pun lebih tenang dan yang terlibat semua staf lebih tenang dan tidak memikirkan hal yang negatif lagi," katanya.

Apalagi Made tak memungkiri ada rasa khawatir saat harus mengarungi kompetisi di tengah pandemi Covid-19. Seperti diketahui, pemain andalan Persik Kediri, Andri Ibo dinyatakan positif corona hanya selang 2 pekan sebelum Liga 1 2020 kembali bergulir.

"Seperti yang saya bilang tadi, kekhawatiran itu pasti ada tapi kita berharap di setiap tim benar-benar menerapkan protokol kesehatan yang disiplin, baik, tegas," kata Made.

Karenanya dia berharap, ada transparansi dari otoritas sepak bola Indonesia apabila ada pemain dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Pasalnya, hal itu berkaitan dengan keselamatan hidup banyak orang.

"Kalau memang ada, kita fair gak usah ditutup-tutupin dan dicek secara pasti kalau kayak gitu kan ada Swab test, sudah pasti mereka enggak ada yang positif kita lebih bisa enjoy," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers