web analytics
  

Jokowi Minta Usut Kembali Kasus Teror Ulama Tak Tuntas

Rabu, 16 September 2020 23:26 WIB
Umum - Nasional, Jokowi Minta Usut Kembali Kasus Teror Ulama Tak Tuntas, Presiden Jokowi,Teror Ulama

Presiden Jokowi. ([email protected])

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kasus penusukan terhadap Syekh Ali Jaber saat berdakwah seolah menjadi bel pengingat Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Sebab, Jokowi meminta agar kasus-kasus teror terhadap ulama yang mandek untuk kembali dilanjutkan.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD diminta Jokowi untuk menggandeng Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), hingga Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk kembali mengusut kasus-kasus teror terhadap ulama.

Hal itu diminta Jokowi lantaran melihat ada kesamaan pola penyerangan terhadap ulama yakni dengan membawa alibi pelaku gangguan jiwa.

"Selama 2016, 2017, 2018 ada kasus seperti ini, selalu modusnya sama, yaitu katanya sakit jiwa. Lalu hilang kasusnya," kata Mahfud dalam sebuah rekaman suara, Rabu (16/9/2020).

Mahfud menyebut kasus-kasus mandek itu kini harus diselidiki kembali. Karena adanya dugaan kalau penyerangan terhadap ulama itu sudah diorganisir oleh pihak yang sama.

Anggapannya tersebut ditambah dengan hasil investigasi seorang wartawan terhadap pola penyerangan ulama.

"Tinggal di dekat peristiwa kira-kira 300-500 meter, kemudian sering datang ke tempat itu sebelumnya, kemudian pernah ketemu orang entah siapa. Nah itu selama ini, lalu sesudah itu dinyatakan gila," ujarnya.

"Memang kondisi boleh menyatakan gila, sehingga tak bisa diteruskan. Tetapi boleh juga tetap diteruskan dan diserahkan pada hakim."

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers