web analytics
  

Viral di Media Sosial, Seorang Emak di Sumedang Gunting Bendera Merah Putih

Rabu, 16 September 2020 15:44 WIB
Umum - Regional, Viral di Media Sosial, Seorang Emak di Sumedang Gunting Bendera Merah Putih, Bendera Merah Putih,Viral,Sumedang,Media Sosial

Seorang wanita di Sumedang menggunting bendera Merah Putih diiringi sorak dan cemoohan. (@FerdinandHaean3)

SUMEDANG, AYOBANDUNG.COM -- Aksi emak-emak di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang diduga memotong-motong bendera merah putih menggunakan gunting terekam kamera berdurasi 29 detik dan viral di media sosial serta menjadi perbincangan para warganet. Selain itu, terlihat dua anak yang melihat aksi pemotongan bendera merah putih.

Usai dipotong-potong, emak-emak tersebut membiarkan potongan bendera terserak di lantai. Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Sumedang AKP Yanto Slamet membenarkan peristiwa tersebut.

Ia mengungkapkan, petugas yang sedang patroli mendapatkan laporan mengenai video tersebut yang viral dan saat ini sedang menelusurinya. "Kemarin (petugas) melakukan patroli cyber, di Tiktok ada video itu, kemudian kita cari orangnya," ujarnya, Rabu (16/9).

Menurut Yanto, dalam video tersebut terdapat beberapa orang yang terlibat dalam aksi memotong bendera merah putih yaitu orang yang menggunting, memegang ponsel dan mengunggah video. Peristiwa tersebut, kata Yanto, terjadi dan dilakukan oleh warga Sumedang.

Yanto mengatakan, semua orang yang diduga terlibat masih dilakukan pemeriksaan oleh polisi termasuk terduga pelaku dan saksi-saksi. Yanto mengatakan, pihaknya belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut namun akan melakukan gelar perkara.

"Masih diperiksa, ini siapa yang terlibat di sini," katanya. Menurutnya, terdapat enam orang saksi yang baru diperiksa. Ia melanjutkan, pihaknya telah mengamankan barang bukti rekaman video, potongan bendera, hingga gunting. 

"Sudah ada (barang bukti), video, sisa bendera dan gunting," katanya. Namun, ia menyebutkan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers