web analytics
  

40,4 Persen Ruang Isolasi Covid-19 di Kota Bandung Terisi

Rabu, 16 September 2020 11:36 WIB Tri Joko Her Riadi
Bandung Raya - Bandung, 40,4 Persen Ruang Isolasi Covid-19 di Kota Bandung Terisi , Update Corona Bandung,Update Covid-19 Kota Bandung,Ruang Isolasi Covid-19,Ruang Isolasi Covid-19 Kota Bandung

Suasana RSKIA Kota Bandung (Humas Pemkot Bandung)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Terdapat 505 tempat tidur di 27 rumah sakit di Kota Bandung yang secara khusus disiapkan untuk ruang isolasi perawatan pasien Covid-19. Saat ini, 204 tempat tidur, atau 40,4 persen dari total kapasitas ruang isolasi, terisi.

Koordinator Bidang Perencanaan Data Kajian dan Analisa Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung Ahyani Raksanagara menyatakan, daya tampung ruang isolasi untuk perawatan pasien Covid-19 di 27 rumah sakit di Kota Bandung saat ini masih relatif mencukupi. Ia meminta masyarakat tidak mengkhawatirkan ketersediaan ruang layanan yang seluruh pembiayaannya akan ditanggung oleh pemerintah.

“Sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memastikan warganya dirawat dengan baik. SAat ini kondisi ruang isolasi kita sudah memadai. Kapasitasnya juga masih mencukupi,” tutur Ahyani, Rabu (6/9/2020) siang.

Tentang paket-paket layanan isolasi yang ditawarkan oleh rumah sakit swasta, Ahyani tidak mempermasalahkan selama pengelola memastikan penerapan protokol kesehatan. Justru dia melihat sisi baik dari layanan yang menyasar masyarakat kelas menengah ke atas tersebut.

“Ini kan jadi ada pilihan. Bagi warga kelas menengah yang bisa membayar biaya layanan yang ditawarkan ya dipersilakan. Mungkin mereka mencari kenyamanan. Dengan begitu, kuota yang dilayani oleh pemerintah bisa dioptimalkan untuk mereka yang betul-betul membutuhkan,” kata Ahyani.

Untuk layanan isolasi mandiri oleh pengelola non rumah sakit, Ahyani menegaskan bahwa mereka harus mengantongi izin dari Dinas Kesehatan Kota Bandung terlebih dahulu. Petugas akan memastikan kesiapan protokol kesehatan di tempat bersangkutan sesuai dengan standar yang ditetapkan Dinas Kesehatan.

 

RSKIA

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar meninjau fasilitas layanan kesehatan rujukan Covid-19 di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung, Selasa (15/9/2020). Di sana, ia memuji kelengkapan fasilitas rumah sakit baru tersebut.

RSKIA digunakan khusus bagi pasien positif Covid-19 yang tidak mengalami gejala. Tingkat kesembuhan di fasilitas ini disebut tinggi. Dari 110 pasien yang dirawat, tinggal 10 pasien yang tersisa.

“Tingkat kesembuhan (di RSKIA) memang cukup banyak dan sangat layak sebagai tempat rujukan isolasi,” kata Ridwan Kamil.

Editor: Tri Joko Her Riadi
dewanpers