web analytics
  

Liga Utama Inggris, Aturan Stadion Dibuka untuk Penonton Dimatangkan

Rabu, 16 September 2020 11:21 WIB
Olahraga - Sepak Bola, Liga Utama Inggris, Aturan Stadion Dibuka untuk Penonton Dimatangkan, Liga Utama Inggris,Liga Utama Inggris 2020,Manchester United (MU),sepakbola

Absennya penonton di stadion bakal membuat 20 klub peserta liganya mengalami kerugian total hingga 700 juta poundsterling (sekira Rp 13,3 triliun). (Whieb Alsadd)

LONDON, AYOBANDUNG.COM -- Para penonton sepak bola Inggris mungkin bisa tersenyum lega. Pasalnya, Inggris berencana membuka kembali stadion bagi para penggemar sepak bola.

Menyusul pernyataan dari EFL selaku pengelola tiga kompetisi di bawah Liga Premier, stadion akan dibuka untuk penonton. Dikutip melalui reuters, Rabu (16/9), pemerintah Inggris disebut sudah memberi izin terkait hal tersebut.

Inggris akan melakukan percobaan pembukaan stadion untuk penonton hingga 1.000 orang. Mereka diperbolehkan menghadiri pertandingan di stadion langsung pada bulan September ini.

Perizinan itu jadi satu langkah maju dari berbagai percobaan tingkat lokal di antara klub-klub yang mulai mengizinkan sejumlah kecil penonton menghadiri pertandingan langsung,. Namun, tentunya dengan penerapan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat.

Agenda mengembalikan penonton ke stadion memang menjadi salah satu prioritas bagi banyak pelaku sepak bola di Inggris. Hal ini lantaran sebagian besar tim mengalami gangguan keuangan karena hilangnya pos pendapatan dari penjualan tiket pertandingan.

"EFL terus berkomunikasi dengan pemerintah terkait program pilot ini yang mungkin akan meliputi sejumlah pertandingan percontohan bulan September ini dengan batas 1.000 penonton," kata juru bicara EFL.

"EFL yakin praktik jaga jarak tetap bisa diterapkan di tribun stadion dan pada saat bersamaan tak bisa mengabaikan bahwa dengan kehadiran penonton di pertandingan cukup membantu kondisi keuangan klub, yang memang masih tertekan," ujarnya menambahkan.

EFL akan membawa hasil program percontohan tersebut sebagai bahan diskusi dengan pemerintah terkait perencanaan membawa penonton kembali ke stadion pada Oktober. Pekan lalu, operator Liga Premier menyatakan akan menunda program percontohan maksimal 1.000 penonton itu, karena dianggap tidak layak dan cenderung akan sangat merugikan.

Hanya saja, Ketua Umum Liga Premier, Richard Master, memprediksi absennya penonton di stadion bakal membuat 20 klub peserta liganya mengalami kerugian total hingga 700 juta poundsterling (sekira Rp 13,3 triliun).

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers