web analytics
  

Sri Mulyani: Ekonomi Triwulan III Belum Positif, Ini Penyebabnya

Selasa, 15 September 2020 23:53 WIB
Umum - Nasional, Sri Mulyani: Ekonomi Triwulan III Belum Positif, Ini Penyebabnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (istimewa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan ekonomi pada triwulan III-2020 belum bisa tumbuh positif, bahkan bisa tumbuh lebih rendah dari perkiraan pada kisaran minus dua persen hingga nol persen.

"Mungkin lower end dari minus 2,1 persen atau lebih rendah, itu perkiraan terbaru berdasarkan assessment pergerakan dalam dua minggu. Kita berharap tidak terlalu jauh," kata Sri Mulyani dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Ia mengatakan salah satu potensi turunnya proyeksi pertumbuhan ekonomi tersebut karena dimulainya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar di wilayah DKI Jakarta yang saat ini menyumbang 17 persen PDB nasional.

Untuk itu, ia mengharapkan kebijakan pusat dan daerah yang semakin baik dalam menangani Covid-19 bisa memberikan harapan terhadap pemulihan ekonomi, terutama pada triwulan IV-2020 yang diperkirakan mencapai 0,4 persen-3,1 persen.

"Semua proyeksi ini tergantung dari bagaimana mengelola dan mencegah kenaikan kasus Covid-19. Saya berharap hubungan pusat daerah yang semakin baik, ada delapan provinsi yang bisa dikendalikan Covid-nya, bisa ikut mempengaruhi ekonomi triwulan empat," katanya.

Dengan perkiraan tersebut, Sri Mulyani memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada keseluruhan tahun bisa berada pada kisaran minus 1,1 persen - 0,2 persen yang didukung oleh belanja maupun stimulus penanganan dampak Covid-19.

Sebelumnya, Direktur riset Center of Reform on Economic Indonesia Piter Abdullah memproyeksikan ekonomi Indonesia pada kuartal III dan IV tahun ini akan membaik, tapi masih mengalami pertumbuhan negatif akibat pandemi.

Menurut Piter, berbagai pemberian stimulus dan bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah selama ini adalah bertujuan agar perekonomian tidak mati dan bukan supaya kembali normal.

Oleh karena itu, ia menuturkan konsumsi dan investasi akan tetap turun selama wabah masih berlangsung, karena insentif belum akan efektif untuk menggerakkan kembali perekonomian.

"Kalau mendorong perekonomian sampai positif itu tidak mungkin, jadi tujuannya adalah menyelamatkan masyarakat agar tetap bisa bertahan hidup," katanya.

Badan Pusat Statistik mencatat ekonomi Indonesia pada triwulan II-2020 telah terkontraksi hingga 5,32 persen, karena dampak Covid-19 telah menurunkan kinerja konsumsi rumah tangga.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Jokowi Minta Seluruh Masyarakat Doakan Pencarian KRI Nanggala 402

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 21:07 WIB

Presiden Joko Widodo memerintahkan agar pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 di perairan Bali dilakukan secara optimal...

Umum - Nasional, Jokowi Minta Seluruh Masyarakat Doakan Pencarian KRI Nanggala 402, KRI Nanggala 402,Kapal Selam Nanggala 402,Presiden Joko Widodo (Jokowi),Jokowi KRI Nanggala 402,KRI Nanggala 402 Hilang

Kasal: Diperkirakan Tangki Minyak Kapal Selam Nanggala 402 Bocor

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 19:07 WIB

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, keberadaan tumpahan minyak yang ditemukan d...

Umum - Nasional, Kasal: Diperkirakan Tangki Minyak Kapal Selam Nanggala 402 Bocor, Kapal Selam Nanggala 402,Kapal Selam Nanggala 402 Hilang Kontak,Kasal Laksamana TNI Yudo Margono,Kapal Selam Nanggala 402 Bocor

Larangan Mudik Jadi 1 Bulan, Satgas Covid-19: Cegah Curi Start

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 17:38 WIB

Masa berlaku pengetatan larangan mudik selama satu bulan dari 22 April sampai 24 Mei 2021 ditetapkan untuk mengantisipas...

Umum - Nasional, Larangan Mudik Jadi 1 Bulan, Satgas Covid-19: Cegah Curi Start, Larangan Mudik Jadi 1 Bulan,Larangan Mudik Diperpanjang,Aturan Baru Larangan Mudik,Tanggal Berlaku Larangan Mudik,Curi Start Mudik,masyarakat curi start mudik,lonjakan kasus pandemi Covid-19,peraturan peniadaan mudik Idulfitri,kematian akibat covid 19

Update 22 April 2021: Covid-19 Indonesia Bertambah 6.243 Kasus Baru

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 16:55 WIB

Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 1.626.812 kasus.

Umum - Nasional, Update 22 April 2021: Covid-19 Indonesia Bertambah 6.243 Kasus Baru, Covid-19 Indonesia,Kasus Covid-19,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Pandemi Covid-19

Buat THR Lebaran 2021, Pemerintah Siapkan Rp45,4 Triliun

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 15:51 WIB

Untuk lebaran tahun ini anggaran THR yang disiapkan oleh pemerintah sebesar Rp45,4 triliun.

Umum - Nasional, Buat THR Lebaran 2021, Pemerintah Siapkan Rp45,4 Triliun , THR Lebaran 2021,THR dari Pemerintah,Tunjangan Hari Raya,THR,THR 2021,pencairan THR,anggaran THR,Pembayaran THR,aturan pembayaran THR 2021,besaran pembayaran THR 2021,pembayaran THR 2021

Kepesertaan 29.000 Penerima Kartu Prakerja Dicabut, Gelombang 17 Seger...

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 15:39 WIB

Sekitar 29.000 orang dicabut kepesertaan dalam tiga gelombang program Kartu Prakerja.

Umum - Nasional, Kepesertaan 29.000 Penerima Kartu Prakerja Dicabut, Gelombang 17 Segera Dibuka?, Program Kartu Prakerja,Kartu Prakerja,Prakerja Gelombang 17,pendaftaran prakerja,Pendaftaran Kartu Prakerja,Kartu Prakerja Gelombang 17

Indonesia Segera Masuk ke Penggunaan Energi Terbarukan

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 15:23 WIB

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia akan se...

Umum - Nasional, Indonesia Segera Masuk ke Penggunaan Energi Terbarukan, Energi Terbarukan,energi fosil,energi terbarukan indonesia,pemerintah Indonesia

Terduga Penista Agama, Psikolog Komentari Psikis Joseph Paul Zhang

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 15:03 WIB

Menurut psikolog, apa yang dilakukan oleh Joseph bisa jadi dilatarbelakangi oleh pengalaman di masa lalu.

Umum - Nasional, Terduga Penista Agama, Psikolog Komentari Psikis Joseph Paul Zhang, Terduga Penista Agama,Joseph Paul Zhang,Siapa Joseph Paul Zhang,penistaan agama,masa lalu Joseph Paul Zhang,pelecehan terhadap agama Islam,agresi ekstrem,berperilaku ekstrem
dewanpers