web analytics
  

Ratusan Warga di Cirebon Dijatuhi Sanksi karena tak Pakai Masker

Selasa, 15 September 2020 16:41 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Ratusan Warga di Cirebon Dijatuhi Sanksi karena tak Pakai Masker, razia masker,covid-19 cirebon

ilustrasi razia masker (Ayobandung.com/M. Ikhsan)

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Sebanyak 129 warga di Kabupaten Cirebon terjaring operasi yustisi protokol kesehatan di Kabupaten Cirebon, Selasa (15/9/2020).

Dari jumlah itu, diketahui 10 orang dikenai denda administratif, 108 sanksi sosial, 8 orang ditegur lisan, dan 3 orang ditegur secara tertulis.

Operasi yustisi digelar petugas gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP di 3 titik, masing-masing Jalan R. Dewi Sartika Sumber, Jalan Pangeran Cakrabuana Kemantren, dan tim yang berkeliling. Sementara, 27 polsek di wilayah hukum Polresta Cirebon pun menggelar operasi serupa.

Operasi digelar untuk mendisiplinkan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Para petugas menghentikan warga yang tak mengenakan masker.

"Para pelanggar didata dan dijatuhi sanksi, mulai kerja sosial menyapu jalan hingga sanksi berat berupa denda," kata Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M. Syahduddi.

Dia meyakinkan, sanksi denda diberikan karena saat ini Kabupaten Cirebon telah mulai menerapkannya. Warga yang terjaring operasi yustisi didenda Rp100.000.

Penerapan sanksi berat, imbuhnya, berdasarkan Pergub Nomor 60 Tahun 2020 dan Perbup Nomor 53 Tahun 2020. Warga yang kedapatan melanggar pun langsung disidang.

Penerapan sanksi denda melibatkan pula jajaran Pengadilan Negeri Kabupaten Cirebon. Bahkan, hakim dari pengadilan turut hadir untuk menyidang para pelanggar.

Dia tak menampik, masih ada warga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan sehingga terpaksa dijatuhi sanksi denda. Denda yang dibayarkan masyarakat selanjutnya dimasukkan ke dalam kas daerah.

"Kami melakukan sidang di tempat dan hakimnya langsung menjatuhi vonis kepada warga yang melanggar," tegasnya.

Penjatuhan sanksi dimaksudkan sebagai efek jera sehingga tak ada lagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. Karenanya, masyarakat diminta selalu menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Pakai masker saat keluar rumah, cuci tangan secara berkala, jaga jarak dengan orang sekitar, dan hindari kerumunan," imbaunya.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus
dewanpers