web analytics
  

Liga Tetap Bergulir Meski Pemain Terpapar Covid, Ini Respons Persib

Senin, 14 September 2020 19:16 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Liga Tetap Bergulir Meski Pemain Terpapar Covid, Ini Respons Persib, kapten Persib Bandung Supardi Nasir,Persib Bandung,Pemain Terpapar Covid-19

Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir (Ayobandung.com)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Operator Liga 1 2020, PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengeluarkan kebijakan akan tetap melanjutkan liga meski ada pemain yang terpapar Covid-19. Dengan ditetapkannya kebijakan ini, berbagai respons muncul salah satunya berasal dari kapten Persib Bandung, Supardi Nasir.

Supardi mengakui sulit memberikan komentar banyak terkait dikeluarkannya keputusan tersebut. Dalam kondisi ini, menurut Supardi, tenaga kesehatan akan lebih paham mengenai keputusan yang diambil PT LIB tersebut.

"Sulit saya berkomentar karena ini masalah kesehatan. Yang lebih paham adalah dokter. Tapi ada tanggapan khusus apabila benar terjadi salah satu pemain terkena Corona dan bagaimana caranya untuk tidak terjangkit ke semua pemain, atau ofisial tim tersebut yang paling penting," kata Supardi usai sesi latihan tim.

Pemilik nomor punggung 22 itu juga mengaku, hanya bisa menyerahkan segala keputusan kepada federasi, operator, maupun manajemen klub. Sebagai pemain, dirinya hanya berharap tidak ada pemain yang terpapar virus.

Di sisi lain, Supardi angkat bicara mengenai salah satu antisipasi penularan Covid dengan penggunaan jalur darat, yakni bus untuk laga tandang. Supardi tak menampik, perjalanan darat akan lebih melelahkan dibandingkan perjalanan udara. Namun, kata dia, langkah ini menjadi salah satu cara terbaik yang bisa dilakukan agar tim bisa terhindar dari paparan virus corona.

"Tentu semua tim kita kita khusus ya tentunya setiap pemain harus lebih jeli dalam memilah dan memilih asupan makanan tentunya dan istirahat yang cukup," katanya.

Supardi juga menilai, seluruh tim peserta Liga harus disiplin dalam masa pandemi ini. Pasalnya, untuk menjaga diri Covid-19 penerapan protokol ketat tak hanya harus dilakukan di dalam lapangan, tapi juga di luar lapangan.

"Tentunya menjaga jarak pada orang-orang yang saya tidak kenal. Saling menjaga, yang penting kita jaga saat ini. Saya juga tahu Bobotoh di luar sana mengerti karena saat saya keluar dan ketika saya berbicara apalagi saat mereka meminta foto bareng ya saya beri jarak, dan saya lihat mereka memahami itu," katanya.

Karenanya, eks penggawa Sriwijaya FC itu berdoa agar setiap orang khususnya yang berada di dalam lingkungan kompetisi Liga bisa terbebas dari Covid-19.

"Saya berharap dan berdoa semoga kita terlindungi dan tidak ada yang terpapar virus sampai kompetisi ini selesai. Mudah-mudahan virus ini juga bisa Allah SWT cabut," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers