web analytics
  

Bukan Mengutuk, Sudjiwo Tedjo Berterima Kasih untuk Corona

Senin, 14 September 2020 19:09 WIB
Umum - Artis, Bukan Mengutuk, Sudjiwo Tedjo Berterima Kasih untuk Corona, Sudjiwo Tedjo,COVID-19,budayawan,Twitter

Budayawan dan seniman Sudjiwo Tedjo ([email protected]_jancukers)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Bagi kebanyakan orang, pandemi Covid-19 adalah bencana yang membuat banyak kerugian. Namun tidak bagi Sudjiwo Tedjo dengan mengungkap hal berbeda.

Lewat akun Twitternya @sudjiwotedjo yang berpengikut lebih dari 1 juta pengguna, budayawan kesohor itu menulis cuitan yang dianggap nyeleneh. Budayawan yang akrab disapa Mbah Tedjo ini menghaturkan rasa terima kasih.

"Terima kasih Corona. Engkau menantang kami untuk lebih mulia dibanding ulama-ulama besar zaman dahulu," kata Sudjiwo Tedjo, Minggu (13/09/2020).

"Mereka rata-rata menitipkan anaknya untuk dididik oleh ulama/pesantren lain. Kami para ortu harus mendidik sendiri anak kami di rumah sendiri, sejak ngaji, matematika dan lain-lain," sambungnya.

Pandangan Sudjiwo Tedjo itu pun langsung disambut oleh ribuan warganet pengguna Twitter hanya dalam beberapa jam.

Hingga artikel ini dibuat, kicauan Mbah Tdejo itu telah disukai oleh ribuan warganet serta diretweet oleh ratusan warganet lainnya.

Adapun ratusan warganet lainnya turut mengutarakan pendapatnya masing-masing di kolom komentar @sudjiwotejo.

"Kok merasa lebih mulia? Ulama-ulama zaman dahulu selain mendidik anak sendiri dahulu juga mendidik anak-anak orang lain, guru-guru TK, SD, SMP, juga mendidik anak-anak mereka sendiri selain mendidik anak-anak lain, jangan kepedean mbah, wudhu dulu sebelum sholat," ujar pemilik akun @aqinmuh****

"Kami para guru juga ada problematika. Dengan memberikan materi belajar online dianggap lebih sulit daripada tatap muka di kelas. Guru merasa kesulitan mengajak para siswanya untuk aktif, komunikatif bahkan di ruang diskusi yang sengaja diadakan, apalagi di usia kelas rendah," ungkap @delbin****

"Orang tua berperan besar dalam proses pertumbuhan anak untuk masa depan anak," kata akun @rezaka****

Seperti diketahui, sejak pandemi Covid-19 menyergap Indonesia, proses belajar mengajar di seluruh jenjang pendidikan terpaksa dilakukan secara daring.

Akibatnya, orangtua murid harus berperan sebagai guru di rumah masing-masing untuk mendidik anak-anak mereka layaknya guru di sekolah.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Sumber: Suara.com
Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel terkait

dewanpers