web analytics
  

Bekasi Terapkan PSBM, Apa Bedanya dengan PSBB Proporsional?

Senin, 14 September 2020 18:22 WIB Firda Puri Agustine
Umum - Regional, Bekasi Terapkan PSBM, Apa Bedanya dengan PSBB Proporsional?, Bekasi,pembatasan sosial berskala mikro (PSBM),Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),COVID-19

Sejumlah pengendara di Kabupaten Tasikmalaya terciduk petugas gabungan tidak mengenakan masker sebagai alat pelindung diri dari Covid-19. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

BEKASI, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kabupaten Bekasi memutuskan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Kabupaten Bekasi. Hal ini sebagai respons serta dukungan terhadap Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diperketat di wilayah DKI Jakarta.

Meski demikian, antara PSBM dan PSBB Proporsional yang sebelumnya sudah diterapkan hampir sama saja. Lantas, dimana letak perbedaannya?

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi dr Alamsyah mengakui bahwa PSBM tak jauh berbeda dengan PSBB Proposional. Hanya saja wilayahnya dipetakan lagi ke kecamatan dan desa yang menjadi zona merah.

“Untuk pembatasannya juga di PSBB Proposional hanya kegiatan belajar mengajar saja yang tidak diperbolehkan, namun yang lainnya diperbolehkan dengan pembatasan sekitar 25-30%.” Kata dr Alamsyah saat dikonfirmasi, Senin (14/9/2020).

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Uju memaparkan, dilihat dari status zona per tanggal 7 September hingga 13 September 2020 yang diperoleh dari Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bekasi masuk ke dalam risiko tinggi penyebaran kasus Covid-19.

“Sesuai dengan data per hari ini, dapat kami laporkan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1.417 orang, sembuh sebanyak lebih dari 1.200 orang, dan meninggal dunia sebanyak 48 orang,” ujar Uju.

Perubahan status zona yang terjadi belakangan ini, dijelaskan dia, dikarenakan banyaknya kontak erat dengan kluster industri yang terjadi kemarin. Untuk menekan penyebarannya, hal ini juga sudah didukung dengan pengawasan sepulang kerja dan dilakukan test PCR.

“Sesuai dengan arahan Pak Gubernur, tes PCR sudah berjalan dibeberapa perusahaan," ujarnya.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Dalam Sepekan, 10 Pasien Covid-19 Kota Bogor Meninggal

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 20:07 WIB

Sebanyak 10 orang pasien positif Covid-19 di Kota Bogor meninggal dunia dalam sepekan terakhir. Pada pekan sebelumnya te...

Umum - Regional, Dalam Sepekan, 10 Pasien Covid-19 Kota Bogor Meninggal, Covid-19 Kota Bogor,Pasien Covid-19 Kota Bogor Meninggal,Dinas Kesehatan Kota Bogor

Plt Bupati Cianjur: Suplaier Nakal BPNT, Ganti Saja

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 18:47 WIB

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman menegaskan untuk mengganti suplaier nakal pada program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT...

Umum - Regional, Plt Bupati Cianjur: Suplaier Nakal BPNT, Ganti Saja, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman,Suplaier Nakal BPNT,BPNT Kemensos,BPNT di Cianjur

Warga Batulawang Cianjur Terdampak Pergeseran Tanah Siap Direlokasi, A...

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 16:25 WIB

Sebanyak 80 kepala keluarga terdampak pergeseran tanah di Kampung Lengis Desa Batulawang Kecamatan Cipanas Kabupaten Cia...

Umum - Regional, Warga Batulawang Cianjur Terdampak Pergeseran Tanah Siap Direlokasi, Asalkan..., Warga Batulawang Cianjur,Pergeseran Tanah di Cianjur,Relokasi Warga Terdampak Pergeseran Tanah

Kota Tasik Mulai Vaksinasi Covid-19 Pelayan Publik Besok

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 14:51 WIB

Vaksinasi Covid-19 untuk pelayanan publik selain tenaga kesehatan (nakes) di Kota Tasikmalaya rencana dilaksanakan pada...

Umum - Regional, Kota Tasik Mulai Vaksinasi Covid-19 Pelayan Publik Besok, tasikmalaya,Vaksinasi Covid-19,vaksinasi pelayan publik

Pemkab Cianjur Cari Lahan Relokasi untuk 800 KK Terdampak Longsor

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 14:40 WIB

Pemerintah Kabupaten Cianjur masih mencari lahan untuk merelokasi sekitar 800 kepala keluarga yang menjadi korban perger...

Umum - Regional, Pemkab Cianjur Cari Lahan Relokasi untuk 800 KK Terdampak Longsor, cianjur,cipanas,Longsor Cianjur,Pergerakan Tanah Cianjur,Herman Suherman

Mama Koko Wafat, Warga Nahdiyin Cianjur Kehilangan Sosok Ulama Besar

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 14:21 WIB

Rois Syuriah PC Nahdlatul Ulama Kabupaten Cianjur, KH Koko Abdul Qodir Rozy bin KH Fakhruk Rozy meninggal dunia di usia...

Umum - Regional, Mama Koko Wafat, Warga Nahdiyin Cianjur Kehilangan Sosok Ulama Besar, cianjur,Nahdlatul Ulama (NU),Mama Koko,ulama wafat,ulama cianjur,Nahdliyin

Puluhan Miras Diduga Milik Tukang Parkir Diamankan Polisi

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 11:47 WIB

Polsek Tawang Polresta Tasikmalaya mengamankan puluhan plastik bening minuman keras (miras) jenis tuak dari halaman gedu...

Umum - Regional, Puluhan Miras Diduga Milik Tukang Parkir Diamankan Polisi, miras,Miras Tasikmalaya,tasikmalaya,polsek tawang,alun-alun kota tasikmalaya

artikel terkait

dewanpers