web analytics
  

21-25 Keren, Program Besutan Pemprov Jabar untuk Kurangi Perceraian

Senin, 14 September 2020 08:11 WIB
Umum - Regional, 21-25 Keren, Program Besutan Pemprov Jabar untuk Kurangi Perceraian , Angka perceraian di Jabar Tinggi,atalia kamil,Angka perceraian,Berita Jawa Barat

Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat (Jabar) Atalia Praratya Ridwan Kamil (Ayobandung/Eneng Reni)

BANDUNG. AYOBANDUNG.COM -- Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat (Jabar) Atalia Praratya Ridwan Kamil mengatakan, program "21-25 Keren" dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jabar menjadi salah satu solusi untuk menekan angka perceraian. Apalagi, angka perceraian semakin meningkat di masa pandemi Covid-19.

Program 21-25 Keren ini, kata Atalia, menjadi sebuah kampanye dari BKKBN Jabar untuk menguatkan konsep menikah di usia ideal, yakni perempuan di usia 21 tahun dan untuk laki-laki di usia 25 tahun.

“Sehingga penting bagi kita semua untuk mengedukasi masyarakat dengan memberikan informasi yang tepat soal pernikahan di usia matang 21-25,” ujar Atalia saat menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PW Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Jabar di Hotel Savoy Homann, akhir pekan ini.

Atalia mengatakan, sinergitas bersama komunitas termasuk Fatayat NU Jabar untuk menyosialisasikan 21-25 Keren juga bisa bantu menekan kasus perceraian di Jabar.

“Jadi, saya kira program ini patut sama-sama kita dorong di masyarakat, supaya kasus-kasus tersebut tidak muncul lagi seperti saat ini,” katanya.

Menurutnya, salah satu indikator yang menyebabkan banyaknya kasus perceraian di Jabar itu adalah faktor ekonomi. Termasuk juga, percekcokan rumah tangga yang semuanya dipicu oleh pernikahan dini sehingga mereka belum matang baik secara fisik maupun mental.

TP PKK Jabar, kata Atalia, berkolaborasi bersama Fatayat NU Jabar dalam konseling pranikah yang juga bertujuan menekan kasus perceraian yang ada di Jabar.

“Program (konseling pranikah) ini penting sekali untuk persiapan para calon orang tua, kemudian mereka bisa siap secara fisik maupun mental, jadi ini harus kita kuatkan bersama-sama,” kata Atalia.

Sementara menurut Ketua Fatayat NU Jabar Hirni, pihaknya pun membuka diri untuk berkerja sama dengan BKKBN dalam mengembangkan program baru yang lebih tepat sasaran.

“Salah satunya konseling pranikah yang sudah disepakati belum lama ini. Dengan kekuatan 27 pengurus cabang di tingkat kabupaten dan kota, 600-an pengurus anak cabang di tingkat kecamatan, dan 6.000-an pengurus ranting di tingkat desa atau kelurahan, pola kolaborasi pemerintah-masyarakat ini bakal berdampak besar,” ucap Hirni.

Hirni mengatakan, program konseling pranikah bersama BKKBN Jabar sedang dalam proses MoU dan diharapkan menjadi titik awal untuk dapat membangun sinergi di program-program lainnya.

“Fatayat NU bisa menjadi subjek sekaligus objek program-program pembangunan. Dengan senang hati kami menyambut baik kerja sama ini,” katanya.

 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Andres Fatubun

terbaru

Charly Van Houten Didapuk Jadi Duta Pendidikan Jawa Barat

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 13:00 WIB

Menurutnya, semua bermula saat dia mengajak Ridwan Kamil dan istrinya, Atalia Praratya, menjadi model video klip untuk l...

Umum - Regional, Charly Van Houten Didapuk Jadi Duta Pendidikan Jawa Barat, Charly van Houten,Charly duta pendidikan Jabar,Duta Pendidikan Jabar,Ridwan Kamil

Vaksin Covid-19 Akhirnya Tiba di Kabupaten Tasikmalaya

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 12:46 WIB

Sebanyak 6.200 vaksin Sinovac tersebut diterima oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dari Pemprov Jawa Barat. Vaksin it...

Umum - Regional, Vaksin Covid-19 Akhirnya Tiba di Kabupaten Tasikmalaya, Vaksinasi Covid-19 Tasikmalaya,Tempat Vaksinasi Covid-19 Tasikmalaya,Waktu Vaksinasi Covid-19 Tasikmalaya,Covid-19 Tasikmalaya,Tasikmalaya

Vaksinasi Covid-19 di Indramayu Digelar 1 Februari

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 12:10 WIB

Sebanyak 10 pejabat publik maupun tokoh masyarakat akan menjadi orang pertama yang beroleh vaksin Covid-19.

Umum - Regional, Vaksinasi Covid-19 di Indramayu Digelar 1 Februari, vaksinasi Covid-19 Indramayu,Tempat vaksinasi Covid-19 Indramayu,Kuota vaksinasi Covid-19 Indramayu,Lokasi vaksinasi Covid-19 Indramayu

RS Rujukan Covid-19 di Bogor Terbakar

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 12:02 WIB

Api diduga berasal dari korsleting listrik di ruangan tersebut.

Umum - Regional, RS Rujukan Covid-19 di Bogor Terbakar, Kebakaran RS rujukan Covid-19 Bogor,RS rujukan Covid-19 Bogor terbakar,RS Rujukan Covid-19,RS Rujukan Covid-19 Bogor,RS Sentra Medika Cibinong

Ketua SMSI Jabar Lantik Pengurus di Tasikmalaya

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 11:30 WIB

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Barat (Jabar) Hardyansyah melantik pengurus SMSI Kota/Kabupaten Tasikmal...

Umum - Regional, Ketua SMSI Jabar Lantik Pengurus di Tasikmalaya, SMSI Jabar,smsi tasikmalaya,Media Siber

Jabar Usulkan Vaksinasi Covid-19 dari Rumah ke Rumah

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 11:14 WIB

Usulan tersebut diajukan untuk mengejar tingkat kecepatan dan keberhasilan program vaksinasi yang dicanangkan oleh pemer...

Umum - Regional, Jabar Usulkan Vaksinasi Covid-19 dari Rumah ke Rumah, Lokasi Vaksinasi Covid-19 Jabar,Kuota Vaksinasi Covid-19 Jabar,Waktu Vaksinasi Covid-19 Jabar,Vaksinasi Covid-19 Jabar,Ridwan Kamil

Galian Tanah Tak Berizin di Sukatani Purwakarta Ditutup

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 07:33 WIB

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta kembali menutup galian tanah yang berlokasi di Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatan...

Umum - Regional, Galian Tanah Tak Berizin di Sukatani Purwakarta Ditutup, Galian tanah Purwakarta,Galian Tanah purwakarta ditutup,Purwakarta,Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika

Covid-19 Jabar Kembali Cetak Rekor, Penambahan Terbanyak dari Bogor

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 07:06 WIB

Total kasusnya saat ini menjadi 131.322.

Umum - Regional, Covid-19 Jabar Kembali Cetak Rekor, Penambahan Terbanyak dari Bogor, Covid-19 Jabar,Positif Covid-19 Jabar,Kasus Covid-19 Jabar,Covid-19 Jawa Barat,Kasus Covid-19 Jawa Barat

artikel terkait

dewanpers