web analytics
  

3 Kecamatan di Cianjur Alami Kekeringan

Minggu, 13 September 2020 18:50 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, 3 Kecamatan di Cianjur Alami Kekeringan, Kecamatan di Cianjur,kekeringan,Kemarau

Kekeringan. (Kavin Faza)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Tiga kecamatan di Kabupaten Cianjur sudah melaporkan mengalami dampak kemarau, yakni Kecamatan Ciranjang, Kecamatan Cibeber dan Kecamatan Cibinong.

Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Dedi Supriyadi menanggapi adanya keresahan dari masyarakat maupun petani.

"Ketiga wilayah itu termasuk daerah yang memang langganan setiap kali musim kemarau," kata Dedi Supriyadi pada Ayobandung.com saat dihubungi melalui telepon, Minggu (13/9/2020).

Dedi menuturkan semua laporan tersebut akan ditampung. Selanjutnya BPBD akan berkoordinasi dengan perangkat daerah teknis yang menangani sektor terdampak kemarau

"Ini laporannya masih sementara. Semua laporan yang masuk kami akomodir. Sekarang sedang dihimpun dan didata dulu. Setelah pendataan, nanti dampaknya kita perhitungkan dan petakan. Artinya, sampai sejauh mana dampaknya terhadap masyarakat maupun lahan pertanian," tuturnya.

Dengan pendataan itu maka BPBD selanjutnya bisa mengambil langkah untuk penanganannya. Koordinasi dengan perangkat daerah teknis itu agar data yang diperoleh juga cukup akurat.

"Misalnya seperti di Dinas Pertanian, kami meminta data pasti lahan yang mengalami kekeringan. Kemudian kita sinkronkan dengan data jaringan irigasi di Dinas PUPR. Kita mintai semua data-datanya," imbuhnya.

Dedi mengaku Pemkab Cianjur belum menetapkan status siaga kekeringan meskipun kurun hampir sebulan terakhir tidak turun hujan. Penetapan status kebencanaan didasari pertimbangan setelah adanya penetapan di tingkat Pemprov Jabar atas rekomendasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). 

"Belum ada penetapan status bencana kekeringan," pungkasnya. 

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers