web analytics
  

Epidemiolog: PSBK Lebih Efektif Dibanding PSBB

Minggu, 13 September 2020 14:40 WIB
Umum - Nasional, Epidemiolog: PSBK Lebih Efektif Dibanding PSBB, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),PSBK,pembatasan sosial berskala mikro (PSBM),COVID-19

Ilustrasi PSBB (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Epidemiolog dari Universitas Indonesia, Pandu Riono menganggap Pembatasan Sosial Berskala Komunitas (PSBK) cenderung lebih efektif ketimbang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Konsep PSBK sudah pernah digulirkan dirinya beberapa waktu lalu namun baru-baru ini Presiden Joko Widodo menggaungkan istilah serupa dengan nama Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM).

Contoh PSBM atau PSBK mirip seperti yang dijalankan di Jawa Barat. PSBK dipandang dokter Pandu lebih efektif karena kekuatan ikatan antar masyarakat lebih kuat.

"Dulu saya konsepkan pembatasan sosial berskala komunitas karena lebih sustain. Komunitas tidak harus RT, RW tapi bisa di tempat kerja, pabrik, pecinta sepeda. Gunanya supaya saling mendidik dan menjaga satu sama lain di dalam komunitasnya," kata dokter Pandu pada Republika, Minggu (13/9/2020).

Pada Jumat lalu, Presiden Jokowi menggulirkan wacana PSBM dengan penguatan pembatasan sosial dilakukan di tingkat RT dan RW. Jokowi memandang PSBM bakal lebih efektif menekan lajut Covid-19 karena didasari pengalaman empiris.

Namun dokter Pandu menganggap wacana yang disampaikan oleh Jubir Kepresidenan Fadjroel Rachman itu hanya mengada-ngada. Sebab penerapan PSBM/K belum ada regulasinya secara nasional.

"Mungkin statement pak Jokowi itu reaksi mau ada PSBB (DKI Jakarta). Kan PSBB ada regulasinya, yang sekarang (PSBM/K) tidak ada regulasinya," ujar dokter Pandu.

Pandu menilai karantina berbasis komunitas diperlukan demi mengisolasi kasus di kawasan atau rumah tangga tertentu. Pandu optimis PSBK bisa menekan laju Covid-19.

"Ikatan sosial dalam PSBK lebih baik dari PSBB. Saya sarankan lakukan itu untuk tekan lajut Covid-19," sebut dokter Pandu.

Diketahui, aturan PSBM pertama diterapkan oleh Pemprov Jabar sesuai Pergub Jabar nomor 48 tahun 2020. Warga yang tinggal di kawasan PSBM dipantau ketat dan tak bisa kemana-mana selama dua pekan tanpa izin tim pelaksana PSBM setempat. Selama PSBM dilakukan, pemda menyalurkan bantuan pada warga.

Sedangkan PSBB diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2020. Aturan tersebut diumumkan Presiden Jokowi pada akhir Maret lalu.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Jokowi Perintahkan Perbaiki Rumah Terdampak Tanggul Citarum Jebol

Nasional Rabu, 24 Februari 2021 | 23:02 WIB

Presiden Joko Widodo alias Jokowi memerintahkan jajaran terkait untuk segera memperbaiki rumah warga yang tedampak akiba...

Umum - Nasional, Jokowi Perintahkan Perbaiki Rumah Terdampak Tanggul Citarum Jebol, Tanggul Citarum Jebol,Presiden Joko Widodo (Jokowi),banjir Bekasi

22 Tahanan KPK Gagal Disuntik Vaksin Covid-19

Nasional Rabu, 24 Februari 2021 | 22:55 WIB

Sebanyak 22 tahanan korupsi yang berada di Rumah Tahanan KPK tidak bisa divaksinasi Covid-19 tahap pertama pada 18-21 Fe...

Umum - Nasional, 22 Tahanan KPK Gagal Disuntik Vaksin Covid-19, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Vaksin Covid-19,Tahanan KPK

SBY: Partai Demokrat Tidak Dijual

Nasional Rabu, 24 Februari 2021 | 20:52 WIB

SBY menyebut ada pihak yang ingin membeli Partai Demokrat. Namun SBY menegaskan jika Partai Demokrat tidak dijual, Parta...

Umum - Nasional, SBY: Partai Demokrat Tidak Dijual, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY),Partai Demokrat,Kudeta Partai Demokrat,gerakan pengambilalihan kepemimpinan (GPK),Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Hari Ini Bertambah 7.533, Warga Indonesia Terpapar Covid-19 Kini Capai...

Nasional Rabu, 24 Februari 2021 | 16:17 WIB

Dari jumlah itu, ada tambahan 240 orang meninggal sehingga total menjadi 35.254 jiwa meninggal dunia.

Umum - Nasional, Hari Ini Bertambah 7.533, Warga Indonesia Terpapar Covid-19 Kini Capai 1.306.141 Orang, Satuan Tugas Penanganan Covid-19,pasien positif COVID-19 di Indonesia,data pasien positif COVID-19 di Indonesia,orang yang meninggal,orang yang sembuh

Program Kartu Prakerja 2021 Hanya Dibuka 5 Gelombang, Buruan Daftar !

Nasional Rabu, 24 Februari 2021 | 15:36 WIB

Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu, mengatkan aloaksi dana prakerja semester I akan...

Umum - Nasional, Program Kartu Prakerja 2021 Hanya Dibuka 5 Gelombang, Buruan Daftar ! , Prakerja,Program Kartu Prakerja,Kartu Prakerja,Pendaftaran Kartu Prakerja,pembukaan kartu prakerja 2021,cara daftar kartu prakerja 2021

Cara Mendapatkan EFIN dan Lapor SPT Tahunan Online

Nasional Rabu, 24 Februari 2021 | 13:59 WIB

Cara Mendapatkan EFIN dan Lapor SPT Tahunan Online

Umum - Nasional, Cara Mendapatkan EFIN dan Lapor SPT Tahunan Online, cara mendapatkan EFIN,EFIN Pajak,cara melapor spt tahunan online,cara melapor SPT,EFIN SPT online,efiling,formulir efin,Ditjen Pajak

PRAKERJA GELOMBANG 12: Cara Upload KTP Agar Tidak Gagal

Nasional Rabu, 24 Februari 2021 | 13:00 WIB

Kartu Prakerja Gelombang 12 memasuki hari kedua setelah resmi dibuka, Rabu (23/2/2021).

Umum - Nasional, PRAKERJA GELOMBANG 12: Cara Upload KTP Agar Tidak Gagal, cara upload KTP prakerja,upload ktp prakerja gelombang 12,Prakerja Gelombang 12,Kartu Prakerja Gelombang 12,Daftar Prakerja Gelombang 12,Agar lolos Jadi peserta Prakerja gelombang 12

Kartu Prakerja Gelombang 12: Daftarkan Tiga Anggota Keluarga dalam Sat...

Nasional Rabu, 24 Februari 2021 | 09:52 WIB

di tahun ini, setidaknya ada lima syarat wajib yang harus dipenuhi oleh peserta Kartu Prakerja 2021.

Umum - Nasional, Kartu Prakerja Gelombang 12: Daftarkan Tiga Anggota Keluarga dalam Satu KK akan Diblokir, penutupan prakerja gelombang 12,prakerja,tidak bisa daftar prakerja gelombang 12,tidak bisa login kartu prakerja gelombang 12

artikel terkait

dewanpers