web analytics
  

Meningkat 291 Kasus, Kasus Covid-19 Jabar Tembus 14 Ribu

Sabtu, 12 September 2020 17:06 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Meningkat 291 Kasus, Kasus Covid-19 Jabar Tembus 14 Ribu, Update Covid-19 di Jabar,virus corona di jabar,Data covid-19 jabar,Pikobar

Ilustrasi. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Jawa Barat mencatatkan kenaikan angka kasus positif Covid-19 hingga 291 kasus dalam satu hari, Sabtu (12/9/2020). Sehingga, per hari ini total jumlah kasus positif Covid-19 di Jabar mencapai 14.231 kasus.

Dari angka tersebut, terdapat 6.444 orang positif Covid-19 yang masih berada dalam masa isolasi atau perawatan. Angka tersebut berkurang 42 kasus dibanding kemarin.

Sementara jumlah pasien positif yang telah dinyatakan sembuh saat ini berjumlah 7.493 orang. Kenaikan jumlah pasien yang sembuh hari ini lebih banyak dibandingkan peningkatan kasus positif, yakni mencapai 332 orang.

Untuk jumlah pasien positif yang meninggal dunia di Jabar, per-hari ini berjumlah 294 orang. Angka ini meningkat satu kasus dibanding kemarin.

Sementara jumlah kontak erat kasus Covid-19 di Jabar secara kumulatif hari ini mencapai 44.229 kasus. Sebanyak 7.553 orang di antaranya masih menjalani masa karantina. Kontak erat merujuk pada orang yang memiliki kontak langsung dengan kasus probabel ataupun kasus positif Covid-19.

Untuk jumlah suspek, di Jabar hingga hari ini ada sebanyak 74.012 orang. Sebanyak 2.088 orang di antaranya masih berada dalam masa isolasi atau dalam perawatan. Kasus suspek merujuk pada orang yang memiliki gejala ISPA (infeksi saluran pernapasan atas) dan memiliki riwayat tinggal di daerah transmisi lokal Covid-19 dan atau memiliki kontak dengan pasien positif Covid-19.

Sementara jumlah kasus probabel di Jabar saat ini berjumlah 1.056 kasus. Dari angka tersebut, sebanyak 104 orang masih berada dalam masa isolasi atau dalam perawatan. Sebanyak 336 dinyatakan selesai isolasi atau sembuh, dan 616 orang lainnya meninggal dunia.

Adapun kasus probabel adalah kasus dimana seseorang memiliki ISPA berat dan memiliki gambaran gejala Covid-19. Mereka belum mendapatkan konfirmasi tes PCR.

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers