web analytics
  

Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong Soroti Lini Belakang

Sabtu, 12 September 2020 14:48 WIB
Olahraga - Sepak Bola, Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong Soroti Lini Belakang, Shin Tae-yong,Pelatih Timnas Shin Tae-yong,Timnas U-19,sepakbola

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, saat memimpin anak asuhannya pada latihan perdana di Kroasia ((dok. PSSI))

KROASIA, AYOBANDUNG.COM -- Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, menyoroti lini belakang tim asuhannya usai menelan dua kekalahan dan satu hasil imbang di ajang "International U-19 Friendly Tournament 2020" yang berlangsung di Kroasia pada 5-11 September 2020.

Shin Tae-yong menganggap lini bertahan harus segera dibenahi.

Garuda Nusantara (julukan Timnas Indonesia U-19) mengawali turnamen itu dengan kekalahan 0-3 dari Bulgaria, Sabtu (5/9/2020). Tiga hari setelahnya, Witan Sulaeman dan kawan-kawan dibantai tuan rumah Kroasia dengan skor 1-7.

Yang terbaru Pasukan Merah Putih berhasil mengimbangi Arab Saudi dengan skor 3-3, Jumat (11/9/2020). Hasil imbang itu terbilang cukup positif mengingat Timnas U-19 tertinggal lebih dahulu 0-3.

"Pada tiga kali uji coba terlihat pertahanan menjadi pekerjaan rumah untuk segera kami poles lebih baik lagi," kata Shin Tae-yong dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Sabtu (12/9/2020).

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, saat memimpin anak asuhannya pada latihan perdana di Kroasia (dok. PSSI)

Selain lini belakang, Shin Tae-yong merasa stamina Witan Sulaeman dan kawan-kawan masih kurang maksimal. Pelatih berusia 51 tahun itu menilai, stamina para pemain harus ditingkatkan.

Padahal, ia sendiri sudah melatih stamina Witan Sulaeman dan kawan-kawan selama training camp (TC) di Jakarta dan Kroasia. Bahkan, kabarnya ia belum memberikan latihan taktik karena masih fokus di pelatihan fisik.

"Terlihat stamina pemain juga harus semakin ditingkatkan," tambah pelatih asal Korea Selatan ini.

Setelah tiga laga tadi, dijadwalkan Garuda Nusantara akan kembali melakukan uji coba. Qatar, Bosnia dan Herzegovina, serta Dinamo Zagreb dikonfirmasi menjadi lawan meski belum diketahui kapan berlangsung.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers