web analytics
  

Update Corona Bandung, AKB Diperketat, Ini Enam Sanksi Berat bagi Pelanggar di Kota Bandung

Jumat, 11 September 2020 18:14 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Update Corona Bandung, AKB Diperketat, Ini Enam Sanksi Berat bagi Pelanggar di Kota Bandung, Update Corona Bandung,Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB),Sanksi Berat,Pelanggar Aturan Corona

Wali Kota Bandung Oded M. Danial memberikan konferensi pers tentang pengetatan sanksi dalam Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Memperketat pemberlakuan sanksi dalam Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) untuk mengerem penambahan kasus corona, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memilih pengetatan pemberian sanksi bagi para pelanggar aturan. Ada enam sanksi berat yang bisa dijatuhkan Pemkot Bandung, mulai dari  denda administratif hingga pencabutan izin usaha.

Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 43 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kota Bandung secara rinci menyebut enam jenis sanksi berat, yakni denda administratif, penghentian sementara kegiatan, penghentian tetap kegiatan, pembekuan izin usaha atau rekomendasi pembekuan izin usaha, pencabutan sementara izin usaha atau rekomendasi pencabutan sementara izin usaha, serta pencabutan izin usaha atau rekomendasi pencabutan izin usaha.

“Kami tidak akan ragu membubarkan (kerumunan massa) secara paksa, membekukan izin, sampai mencabut izin operasional jika ada yang melebihi jam operasional," tutur Wali Kota Bandung dalam konferensi pers, Jumat (11/9/2020), di Balai Kota Bandung.

Dalam Pasal 41 Perwal Nomor 43 Tahun 2020, disebutkan bahwa ada 11 jenis sanksi administartif bagi pelanggar aturan AKB, mulai dari yang paling ringan berupa teguran hingga yang paling berat berupa pencabutan izin usaha atau rekomendasi pencabutan sementara izin usaha. Perwal tersebut menyebutkan bahwa penjatuhan sanksi dilakukan secara bertahap.

Namun dalam konferensi persnya, Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyatakan bahwa pemberlakuan kebijakan pengetatan sanksi dalam AKB per hari ini mengubah alur tersebut. Bentuk sanksi ringan dan sedang akan langsung diarahkan pada sanksi berat.

Pemkot Bandung memperketat pemberian sanksi dalam AKB menyusul terus bertambahnya angka kasus positif corona. Pemkot menolak menutup tempat-tempat usaha, termasuk mal, dan perkantoran. Dalam beberapa pekan terakhir bahkan dilakukan pelonggaran-pelonggaran operasional bagi tempat-tempat usaha jenis tertentu. 

Editor: Tri Joko Her Riadi

artikel terkait

dewanpers