web analytics
  

2 Nelayan Sindangbarang Cianjur yang Hilang Belum Ditemukan

Jumat, 11 September 2020 17:16 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, 2 Nelayan Sindangbarang Cianjur yang Hilang Belum Ditemukan, Nelayan Sindangbarang Cianjur Hilang,Nelayan Hilang Terseret Ombak,SAR

Dua nelayan asal Sindangbarang, Cianjur, yang hilang di laut Cianjur Selatan pada Kamis (10/9/2020), hingga Jumat (11/9/2020) sore belum ditemukan tim search and rescue (SAR). Dugaan sementara, mereka terbawa arus ke tengah lautan. (Istimewa)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Dua nelayan asal Sindangbarang, Cianjur, yang hilang di laut Cianjur Selatan pada Kamis (10/9/2020), hingga Jumat (11/9/2020) sore belum ditemukan tim search and rescue (SAR). Dugaan sementara, mereka terbawa arus ke tengah lautan.

Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian korban sejak pukul 08.00 WIB, dengan melakukan penyisiran dan membagi tim menjadi dua regu.

“Tim SAR gabungan dibagi menjadi dua regu, regu satu melakukan penyisiran dari Pantai Apra ke arah timur sampai dengan Pantai Sereg sejauh tiga kilometer sedangkan regu dua melakukan penyisiran dari Pantai Apra ke arah barat sampai dengan muara Cisadea sejauh tiga kilometer,” ujar  Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansah kepada wartawan saat dihubungi melalui telepon, Jumat (11/9/2020).

Deden menjelaskan, berdasarkan cuaca dan ombak yang besar, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pukul 15.00 WIB. 

Adapun kedua korban dilaporkan hilang setelah perahu jukung yang ditumpanginya ditemukan terdampar di perairan Pantai Sindabarang, Kabupaten Cianjur. 

Dua korban yang hilang atas nama Ajum (45), warga Kampung Citarate, RT 16 RW 04, Desa Ujung Genteng, Ciracap, dan Mardi (47), warga Banten. 

Sarana yang digunakan untuk pencarian yakni 1 unit LCR, 1 unit rescue carier, 1 unit rescue double cabin, 2 unit motor trail, 1 set peralatan komunikasi, dan 1 set APD personal.

Adapun cuaca di sekitar lokasi pencarian terpantau cerah berawan dengan kecepatan angin 10 knots, kecepatan arus  0.4 knots, dan tinggi gelombang 1-4 meter. 

"Unsur SAR yang berada di lapangan yaitu Polsek Sindang Barang, Damkar Sindang Barang, SAR Sindang Barang, dan HNSI Ujung Genteng," katanya.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers