web analytics
  

PSBB Total Bekasi atau Tidak, Bergantung pada Evaluasi Senin

Jumat, 11 September 2020 15:03 WIB Firda Puri Agustine
Umum - Regional, PSBB Total Bekasi atau Tidak, Bergantung pada Evaluasi Senin, PSBB Total Bekasi,PSBB Bekasi,Berita Bekasi,Bekasi Hari Ini,Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi,PSBB Total Jakarta

[IUlustrasi] Pemerintah Kota Bekasi belum memutuskan apakah melakukan PSBB Total Bekasi atau tidak. Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara total mulai pekan depan. (Dok. Pemprov Jabar)

BEKASI SELATAN, AYOBANDUNG.COM – Pemerintah Kota Bekasi belum memutuskan apakah melakukan PSBB Total Bekasi atau tidak. Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara total mulai pekan depan.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Gubernur DKI Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Namun, belum memutuskan apapun.

“Nanti Senin (14 September 2020) kita ada rapat lagi, kita evaluasi lagi kondisi masing-masing daerah  dan upaya yang sudah dijalankan selama ini terkait penanganan Covid-19,” kata Tri saat dikonfirmasi, Jumat (11/9/2020).

Saat ini Kota Bekasi masih menerapkan kebijakan Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB). Masyarakat dituntut produktif sekaligus aman Covid-19. Kebijakan ini berlaku sejak awal September hingga 2 Oktober 2020.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi punya cara sendiri dalam menangani penyebaran Covid-19, yang berbeda dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Kami punya cara lah intinya. Karakter masyarakat di DKI mungkin sama (dengan Bekasi), tapi cara penanganannya mungkin beda. Jadi, (kalau PSBB total) enggak lah” kata pria yang akrab disapa Pepen itu.

Dia tetap fokus pada kebijakan ATHB yang dinilai cukup berhasil dijalankan. Apalagi, ekonomi masyarakat adalah satu hal yang juga menjadi prioritas selain menekan laju penularan Covid-19.

“ATHB itu tujuannya masyarakat produktif yang aman Covid-19. Kita juga maksimalkan peran RW Siaga di setiap kecamatan dan kelurahan,” ujar dia.

Meski demikian, Pepen tetap akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait kebijakan yang sudah diputuskan Anies Baswedan tersebut.

“Ya, nanti kita evaluasi semuanya,” katanya. 

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers