web analytics
  

Nikita Mirzani Layangkan Protes ke Anies Baswedan Soal PSBB

Jumat, 11 September 2020 06:38 WIB
Umum - Artis, Nikita Mirzani Layangkan Protes ke Anies Baswedan Soal PSBB, PSBB Jakarta,Berita Nikita Mirzani,Video Nikita Mirzani,Nikita Mirzani,Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan,Anies Baswedan,Berita Anies Baswedan

Nikita Mirzani. (Suara.com)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Selebritas Nikita Mirzani melayangkan protes mengenai penerapan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total yang dilaksanakan mulai 14 September 2020.

Dia mengungkapkannya lewat Instagram Story dan menandai nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Assalamualaikum, dear pak Anies Baswedan yang manis dan rupawan. Perkenalkan saya Nikita Mirzani, KTP saya Jakarta tapi alhamdulillah saya nggak pilih bapak. Boleh dong saya di sini menyampaikan suara sebagai masyarakat yang tinggal di Jakarta,” katanya.

Ibu tiga anak itu mengaku terkejut dengan adanya penerapan tersebut yang terkesan mendadak menurut Nikita.

"Mungkin untuk Bapak, saya dan orang-orang kaya di luar sana tidak akan masalah besar. Tapi, gimana nasib mereka yang setiap bulan gajinya gak cukup buat bayar kontrakan? Sekolah anak & beli makan di tambah beli kuota buat belajar," tulisnya melanjutkan.

Nikita Mirzani mengatakan lagi bahwa dia mengira kalau Anies Baswedan mencari solusi agar kasus virus corona atau COVID-19 menurun. Dia mempertanyakan kenapa hanya Jakarta saja yang menerapkan PSBB.

“Kenapa cuma di Jakarta aja pak yang ada PSBB lagi? Kenapa (daerah) yang lain nggak? Akan ada PHK lagi kah? Sekolah virtual itu aja udah bikin saya gilda. Kasihan pak, warga yang sudah memilih bapak. Mudah-mudahan ini baru wacana,” tutur Nikita.

"Tgl 14 msh ada beberapa hari. Coba deh pak solat tahajud atau istiqoro dl. Siapa tau di kasih jalan sama Allah SWT," tutup Nikita Mirzani.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers