web analytics
  

India Catatkan 95.529 Kasus Covid-19 dalam 24 Jam

Kamis, 10 September 2020 10:08 WIB
Umum - Internasional, India Catatkan 95.529 Kasus Covid-19 dalam 24 Jam, India,Corona India,COVID-19,Amerika Serikat,Brasil,Update Corona Covid-19 Indonesia

Ilustrasi rapid test Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

DELHI, AYOBANDUNG.COM -- India selama satu bulan terakhir telah menjadi negara dengan penyumbang kasus positif baru terbanyak. Bahkan kembali mencatatkan rekor baru dengan penambahan angka positif mencapai 95.529 orang dalam waktu 24 jam.

Negara berpenduduk 1,3 miliar itu kini memiliki jumlah kasus Covid-19 sebanyak 4.462.965 orang, kedua terbanyak di dunia, dengan angka kematian 75.091 jiwa dan sembuh 3.466.891 orang.

Meski demikian, kasus terbanyak masih terjadi di Amerika Serikat (AS). Namun negara itu selama beberapa hari terakhir telah menunjukan perlambatan kasus dengan penambahan di bawah 50 ribu setiap harinya.

Tercatat ada total 6.548.737 kasus Covid-19 di AS dan bertambah 34.506 infeksi baru pada Rabu (9/9/2020).

Meredanya laju penambahan kasus positif juga ditunjukkan Brasil. Negara itu kini ada di posisi tiga dengan total kasus Covid-19 sebanyak 4.199.332 orang. Bertambah 34.208 infeksi baru kemarin.

Namun hal serupa tidak terjadi di Indonesia. Jumlah infeksi baru masih fluktuatif setiap harinya. Penambahan kasus baru di Indonesia pada Rabu (9/9/2020) kemarin bahkan menjadi yang terbanyak di Asia Tenggara dengan jumlah 3.307 orang, membuat total kasus positif virus corona di Indonesia menjadi 203.342.

Pada Kamis (10/9/2020), berdasarkan data worldometers.info, menunjukkan penambahan kasus sebanyak 283.570 dalam satu hari. Hal ini membuat jumlah total kasus positif Covid-19 di dunia mencapai lebih dari 28 juta orang.

Angka kematian bertambah sebanyak 6.171 jiwa, sehingga total menjadi 907.248 atau 4% dari total kasus. Kesembuhan secara global sebanyak 96% atau sebanyak 20.083.628 orang.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers