web analytics
  

Trump Paksa Wartawan Lepas Masker saat Konferensi Pers

Rabu, 9 September 2020 08:41 WIB
Umum - Internasional, Trump Paksa Wartawan Lepas Masker saat Konferensi Pers, Donald Trump,masker,Amerika Serikat,Amerika

Presiden AS Donald Trump. (Instagram/@realdonaldtrump)

WASHINGTON DC, AYOBANDUNG.COM --Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendapat penolakan dari seorang wartawan ketika ia memintanya untuk membuka masker saat sesi wawancara di Gedung Putih.

Menyadur New York Post pada Selasa (08/09/2020), wartawan Reuters, Jeff Mason mengajukan pertanyaan namun Trump berkata ia tak mendengar dengan jelas.

Menurut Trump, masker yang dipakai Mason meredam suaranya dan itu sangat mengganggu sesi tanya jawab. "Bisakah kamu melepasnya?" 

Mason yang merupakan mantan presiden Asosiasi Koresponden Gedung Putih menjawab dengan sopan bahwa ia memilih meninggikan volume bicaranya.

"Saya akan bicara lebih keras," ujar sosok yang mewajibkan wartawan Gedung Putih untuk memakai masker selama pandemi virus corona ini.

"Nah, jika Anda tidak melepasnya, suara Anda sangat teredam. Jadi jika Anda mau melepasnya, itu akan jauh memudahkan," ujar Trump, bernegosiasi.

Mason bersikeras dan berkata ia cukup meningkatkan suaranya agar pertanyaannya terdengar jelas. "Saya hanya akan berbicara lebih keras. Apakah itu lebih baik?"

Donald Trump yang terlihat kesal berkata, "Lebih baik. Ya, itu lebih baik."

Dalam kesempatan yang sama, selain Mason ada wartawan lain yang juga mengajukan pertanyaan pada Trump namun mereka bersedia membuka maskernya, seperti wartawan The Guardian dan koresponden untuk One America News.

"Anda terdengar sangat jelas, berbeda dengan orang lain,"  kata Trump kepada koresponden The Guardian.

Rupanya, Trump juga pernah gagal membujuk Mason untuk melepas masker wajahnya selama konferensi pers di Rose Garden pada akhir Mei.

"Bisakah kamu melepasnya? Karena saya tidak bisa mendengarmu," kata Trump kepada Mason. Seperti saat ini, Mason kala itu menawarkan untuk berbicara lebih keras.

Trump berkata, "Anda ingin benar secara politis" pada Mason yang dulu kerap dipuji oleh Trump.

Sebagian besar wartawan tidak memakai masker selama konferensi pers virus corona di Gedung Putih pada Maret dan April. Begitu pula para pemimpin kesehatan seperti Drs. Anthony Fauci dan Deborah Birx.

Baru-baru ini, wartawan telah melakukan tindakan pencegahan kesehatan sebagai pembantu Gedung Putih ketika beberapa wartawan dinyatakan positif virus corona.

Wartawan yang melakukan konferensi pers dengan Trump umumnya tidak diuji Covid-19 kecuali mereka adalah bagian dari kumpulan pers harian kecil.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers