web analytics
  

Gas Alam Jadi Pemicu Kebakaran Hutan di Gunung Tangkuban Parahu

Selasa, 8 September 2020 22:33 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, Gas Alam Jadi Pemicu Kebakaran Hutan di Gunung Tangkuban Parahu, Kebakaran Hutan,Gunung Tangkuban Parahu

sejumlah petugas berhasil memadamkan kebakaran hutan di Gunung Tangkuban Parahu. (Istimewa)

PARONGPONG, AYOBANDUNG.COM -- Kebakaran hutan di petak 44 A wilayah Perhutani KPH Bandung Utara tepatnya di Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) berhasil dipadamkan tim gabungan, Selasa (8/9/2020), jam 20.30 WIB.

Lahan yang terbakar berupa alang-alang dan paku andam seluas 0,50 hektar. Penyebab kebakaran diduga berasal dari gas alam kawah gunung Tangkuban Parahu.

Adm Perhutani KPH Bandung Utara, Komarudin melalui siaran persnya menjelaskan, pohaknya menerima laporan kebakaran dari anggota SAR Lembang dan teknisi yang sedang melakukan perbaikan ripiter tower di sekitar lokasi pada jam 16.45 WIB. 

"Berdasarkan laporan penyebab kebakaran berasal dari gas alam gunung Tangkuban Parahu, Api membakar tanaman bawah berupa alang-alang dan paku andam,"ungkapnya.

Setelah menerima laporan, lanjut Komarudin, petugas bersama masyarakat Desa Hutan Kampung Sukawana, Kampung Cijanggel dan Kampung Cihideung segera bergerak menuju titik api. 

Sebanyak 100 orang terdiri dari Petugas karhutla KPH BDU Asper Lembang KRPH, Polhutmob, Mdr Polter dan wisata 19 personel, SAR Pasundan 2 orang, Relawan Sigab 5 orang, LMDH Kertawangi 25 orang, LMDH Karyawangi 20 orang, LMDH Cihideung 10 orang, Tenaga Perbantuan Masyarakat perkebunan 15 orang terlibat memadamkan.

"Peralatan Pemadaman yang digunakan Jet shooter, golok dan gepyok alami. Jam 20.30 WIB dilaporkan api sudah padam," terangnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers