web analytics
  

SMP di KBB Belum Siap Belajar Tatap Muka

Selasa, 8 September 2020 20:58 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, SMP di KBB Belum Siap Belajar Tatap Muka, SMP di KBB,Belajar Tatap Muka

Siswa SMP. (Ayobandung.com)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum menerima pengajuan kesiapan melaksanakan pembelajaran tatap muka dari sekolah negeri tingkat SMP.

Sementara untuk SMP swasta sudah ada dua sekolah yang mengajukan surat ke satuan gugus tugas (Satgas) Covid-19 KBB yang siap melakukan kegiatan belajar tatap muka.

"Untuk SMP negeri belum ada yang mengajukan kesiapan belajar tatap muka, tapi kalau SMP swasta ada yang siap. Yaitu SMP BAIS di Kota Baru Parahyangan, Padalarang dan Nurul Fikri di Lembang," ucap Kepala Bidang (Kabid) SMP Disdik, KBB, Dadang A Sapardan usai meeting zoom dengan para kepala sekolah, Selasa (8/9/2020).

Dadang mengatakan, pembukaan pembelajaran tatap muka di tingkat SMP di era adaptasi kehidupan baru (AKB), harus berdasarkan persetujuan orang tua siswa dan pengajuan sekolah. Kemudian dilakukan verifikasi oleh pengawas dengan melibatkan verifikator dari Disdik dan Dinas Kesehatan.

Petugas Disdik memantau dari aspek kesiapan kurikulum dan sistem pengajaran, sementara Dinkes menilai dari protokol kesehatannya.

"Mekanismenya seperti itu, sekolah mengajukan permohonan kegiatan tatap muka ke gugus tugas, lalu di disposisikan ke Disdik dan Dinkes untuk verifikasi," sambung Dadang.

Disdik harus memastikan bahwa kurikulum, SOP di sekolah dari sisi kelengkapan sarana pendukung, dan pembagian belajar, harus aman. Sebab aturan belajar tatap muka yang diperbolehkan adalah jumlah siswa maksimal satu kelas hanya 18 orang dan belajar 4 jam.

Disebutkannya, di KBB terdapat total 188 sekolah jenjang SMP, terdiri dari SMP negeri 77 dan SMP swasta sebanyak 111. Jumlah SMP negeri regular ada sebanyak 67, SMP negeri terbuka 10, SMP swasta kurikulum nasional 107, dan SMP swasta kurikulum internasional dengan istilah satuan pendidikan kerja sama (SPK) 4 sekolah.

"Jumlah total siswa aktif yang terdata mencapai 61.933 siswa," terangnya.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Hengky Kurniawan Didemo, Massa Minta Pejabat Bermasalah Dinonaktifkan

Ngamprah Kamis, 22 April 2021 | 16:20 WIB

Plt Bupati Bandung Barat diminta menonaktifkan sementara pejabat yang diperiksa oleh tim penyidik KPK.

Bandung Raya - Ngamprah, Hengky Kurniawan Didemo, Massa Minta Pejabat Bermasalah Dinonaktifkan, Hengky Kurniawan,Pejabat Bermasalah,Plt Bupati Bandung Barat,Forum Peduli Bandung Utara (Forbat),Kabupaten Bandung Barat

Musda PAN Tetapkan Asep Bayu Rohendi Jadi Ketua DPD KBB

Ngamprah Kamis, 22 April 2021 | 16:05 WIB

Ia resmi menjabat Ketua DPD PAN KBB pada periode 2020-2025. 

Bandung Raya - Ngamprah, Musda PAN Tetapkan Asep Bayu Rohendi Jadi Ketua DPD KBB, Musda PAN,Asep Bayu Rohendi,DPD PAN KBB,Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan,Partai Amanat Nasional (PAN),Kabupaten Bandung Barat

Kampung Penghasil Kolang-kaling di Tapal Batas Bandung Barat

Ngamprah Kamis, 22 April 2021 | 15:59 WIB

Kolang-kaling dihasilkan dari buah pohon aren (arenga pinnata merr). 

Bandung Raya - Ngamprah, Kampung Penghasil Kolang-kaling di Tapal Batas Bandung Barat, Kampung Penghasil Kolang-kaling,Tapal Batas Bandung Barat,arenga pinnata merr,Kampung Cikenung,Desa Wangunharja,Kecamatan Lembang,Kabupaten Bandung Barat,Kolang-kaling,Puasa,Ramadan

Kisah Ratna Junianti, Petani Perempuan dan Nyala Kartini dari Lembang

Ngamprah Rabu, 21 April 2021 | 19:10 WIB

Hidup tanpa suami tak menjadikan dirinya pasrah pada nasib. Ratna justru berhasil jadi petani dan mengorganisasi puluhan...

Bandung Raya - Ngamprah, Kisah Ratna Junianti, Petani Perempuan dan Nyala Kartini dari Lembang, Kartini dari Lembang,Petani Perempuan,Semangat Kartini,perempuan merdeka,Kartini jadi simbol dan role model perempuan,gagasan emansipasi,Kelompok Wanita Tani (KWT),simbol perjuangan perempuan,RA Kartini,Srikandi-srikandi pertanian

Kebijakan Aglomerasi Bandung Raya Picu Kepadatan di Objek Wisata Lemba...

Ngamprah Rabu, 21 April 2021 | 18:40 WIB

Bandung Raya masuk dalam wilayah aglomerasi yang diperbolehkan warga untuk bepergian, termasuk ke tempat wisata.

Bandung Raya - Ngamprah, Kebijakan Aglomerasi Bandung Raya Picu Kepadatan di Objek Wisata Lembang, Kebijakan Aglomerasi Bandung Raya,Objek Wisata Lembang,larangan mudik,Larangan Mudik 2021,Bandung Raya,wilayah aglomerasi Bandung Raya,kebijakan larangan mudik,desinasi favorit wisatawan,Surat Bebas Covid-19,pergerakan wisatawan lokal

Insentif Nakes KBB Terancam Molor 11 Bulan, Ini Komentar Dewan

Ngamprah Rabu, 21 April 2021 | 18:32 WIB

Insentif Covid-19 bagi tenaga kesehatan (nakes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum dibayar selama 5 bulan. Mulai dari N...

Bandung Raya - Ngamprah, Insentif Nakes KBB Terancam Molor 11 Bulan, Ini Komentar Dewan, Insentif Nakes KBB,Insentif Nakes KBB belum dibayar,Keterlambatan pencairan insentif nakes,pencarian insentif nakes,Insentif Nakes KBB Molor,Penanganan Covid-19

Kisah Iwan dan Jalan Terjal Melawan Stigma Napi Teroris

Ngamprah Rabu, 21 April 2021 | 14:40 WIB

Iwan gencar merangkul mantan napi terorisme, memberi edukasi, dan aneka pelatihan kemandirian ekonomi.

Bandung Raya - Ngamprah, Kisah Iwan dan Jalan Terjal Melawan Stigma Napi Teroris, Melawan Stigma Napi Teroris,Stigma narapidana terorisme,narapidana terorisme,mantan napi terorisme,pelatihan kemandirian ekonomi,pembinaan mantan napi teroris,stigma negatif mantan terorisme,mantan napi teroris

Akibat Arus Pendek Listrik, 1 Rumah di Cisarua Bandung Barat Terbakar

Ngamprah Rabu, 21 April 2021 | 12:13 WIB

Satu rumah di Kampung Cilimus, RT 02, RW 6, Desa Padaasih, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) hangus terba...

Bandung Raya - Ngamprah, Akibat Arus Pendek Listrik, 1 Rumah di Cisarua Bandung Barat Terbakar, kebakaran Bandung Barat,kebakaran Cisarua,BPBD Bandung Barat,Cisarua

artikel terkait

dewanpers