web analytics
  

Kecamatan Gedebage, Wilayah dan Penduduknya Terkini

Selasa, 8 September 2020 11:06 WIB Tri Joko Her Riadi
Bandung Raya - Bandung, Kecamatan Gedebage, Wilayah dan Penduduknya Terkini, Kecamatan Gedebage,Gedebage,Wilayah Gedebage,Penduduk Gedebage,Kota Bandung,Informasi Gedebage Terkini

Petugas merawat tanaman di Taman Apung, Embung Gedegebage, Kota Bandung, Rabu (12/8/2020). Perawatan tersebut dilakukan guna menjaga kondisi tanaman yang berada di Embung Gedebage tersebut. (Kavin Faza)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Dengan wilayah seluas 9,78 kilometer persegi, Kecamatan Gedebage menjadi kecamatan terluas di Kota Bandung. Ada empat kelurahan di kecamatan ini, yakni Rancabolang, Rancanumpang, Cisaranten Kidul, dan Cimincrang. Dari keempatnya, Cisaranten Kidul memiliki wilayah paling luas, mencapai 4,26 kilometer persegi atau 43,5 persen dari total luas Kecamatan Gedebage.

Merujuk dokumen terkini Gedebage dalam Anga 2020 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung, terdapat 41 Rukun Warga (RW) dan 205 Rukun Tetangga (RT) di empat kelurahan di Kecamatan Gedebage. Cisaranten Kidul tercatat memiliki jumlah RW dan RT terbanyak, masing-masing 15 RW dan 84 RW.  

Terjadi penambahan signifikan jumlah RW dan RT di Gedebage dalam lima tahun terakhir. Pada 2014 lalu, jumlah yang tercatat adalah 38 RW dan 194 RT.

Secara topografi, wilayah Gedebage berada di ketinggian 666-669 meter di atas permukaan laut. Kawasan ini tergolong ke dalam salah satu kawasan paling rendah di Kota Bandung sehingga secara alamiah menjadi tempat parkir air.

Jumlah penduduk Kecamatan Gedebage terus mengalami penambahan. BPS Kota Bandung mencatat jumlah penduduk 34.299 jiwa pada 2010, 35.579 jiwa pada 2015, lalu 43.116 jiwa pada 2018. Berdasarkan data 2019, jumlah penduduk tercatat turun menjadi 40.121 jiwa.

Kelurahan Cisaranten Kidul menjadi penyumbang jumlah penduduk terbesar dengan 20.559 jiwa pada 2018. Sementara itu, Kelurahan Cimincrang memiliki jumlah penduduk paling sedikit, yakni 4.114 jiwa. Tingkat kepadatan tertinggi ditemukan di Kelurahan Cisaranten, yakni 4.826,05 jiwa per kilometer persegi.

Pendidikan dan Kesehatan

Untuk memberikan layanan pendidikan bagi warga, di Kecamatan Gedebage terdapat 10 unit Sekolah Dasar (SD), terdiri dari 5 SD Negeri dan 5 SD Swasta. Juga terdapat 1 unit Madrasah Ibtidaiyah (MI) Swasta.

Di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), tercatat ada 2 unit sekolah terdiri 1 SMP Negeri dan 1 SMP Swasta. Juga terdapat 1 unit Madrasah Tsanawiyah (MTs) Swasta.

Baru ada 1 unit Sekolah Menengah Atas (SMA) di Gedebage. Sementara itu, untuk jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), terdapat 1 SMK Negeri dan 2 SMK Swasta.

Juga tercatat adanya 1 akademi atau perguruan tinggi di Kecamatan Gedebage.

Sarana layanan kesehatan di kecamatan ini juga tergolong masih sangat minim. Tidak ada rumah sakit dan rumah sakit bersalin di Gedebage. Yang ada barulah 1 balai pengobatan, 2 puskesmas tanpa rawat inap, serta 7 apotek.

Tercantum juga data penderita gizi buruk di kecamatan ini. Per 2017, terdapat 14 penderita gizi buruk dan semuanya berada di Kelurahan Cisaranten Kidul.

Pertanian dan Perdagangan

Kecamatan Gedebage masih memiliki lahan sawah yang relatif luas, yakni 498,85 hektare. Lahan sawah ditemui di keempat kelurahaanya. Yang paling luas ada di Cisaranten Kidul, mencapai 254 hektare.

Di bidang perdagangan, Kecamatan Gedebage tercatat memiliki 6 kelompok pertokoan, 12 minimarket atau swalayan, 98 warung kelontong, 12 restoran, serta 105 kedai makanan. Di Gedebage, dilaporkan baru terdapat 1 unit hotel.

Konsep Teknopolis 

Setiap wali kota yang memimpin Bandung memiliki gagasan dan realisasinya masing-masing. Dada Rosada, misalnya, menggulirkan rencana pengembangan kawasan Gedebage sebagai pusat kemajuan baru. Bukan hanya dari sisi ekonomi, kawasan timur Kota Bandung ini digadang-gadang sebagai calon lokasi pusat pemerintahan yang baru menggantikan kota lama di Sumur Bandung. 

Ridwan Kamil, yang menggantikan Dada pada September 2013, menggulirkan rencana membangun teknopolis, sebuah konsep penataan ruang secara tematik lewat pengembangan bisnis dan industri berbasis teknologi tinggi. Rencana ini tertuang dalam dokumen resmi tata ruang.

Ada berbagai janji yang pernah diucapkan terkait rencana pengembangan konsep teknopolis di Gedebage ini. Mulai dari kehadiran perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka dunia hingga peluang menciptakan ratusan ribu pekerjaan. 

Rencana yang digulirkan Ridwan menjadi kontroversi di awal pengenalannya. Salah satu tudingan terkait dengan keberadaan salah satu pengembang perumahan yang menguasai ratusan hektare di kawasan tersebut. Konsep teknopolis disebut sebagai akomodasi kepentingan tertentu. 

Ridwan Kamil dalam beberapa kali wawancara membantah tudingan bahwa teknopolis identik dengan pengembang tersebut. Justru pengembang itu yang akan jadi bagian dari teknopolis.

Setelah Ridwan terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat pada 2018 lalu, belum diketahui bagaimana kejelasan keberlanjutan konsep pengembangan kawasan tersebut. 

Camat Gedebage Bambang Sukardi menjelaskan, percepatan pembangunan terpadu sangat dirasakan oleh warga setempat, termasuk terbukanya lapangan pekerjaan. Pengembangan konsep Bandung Teknopolis bakal menghadirkan pusat kegiatan perekonomian, hunian, pengembangan teknologi, serta pusat pemerintahan. Termasuk di dalamnya, rencana pembangunan Masjid Al-Jabbar dan danau retensi.

“Yang merasakan (pembangunan teknopolis) harus orang Gedebage. Makanya kami mengajak masyarakat sekitar untuk mengutamakan pendidikan karena pembangunannya akan berlangsung dalam jangka panjang. Dulunya sebagai buruh tani, alih profesi dengan diberikan berbagai keterampilan,” ungkap Bambang, Selasa (16/10/2018), dikutip dari siaran pers Humas Kota Bandung

Editor: Tri Joko Her Riadi

terbaru

Pengusaha Hotel, Kafe, dan Restoran Berharap Larangan Makan di Tempat...

Bandung Jumat, 25 Juni 2021 | 14:20 WIB

Pengusaha-pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia...

Bandung Raya - Bandung, Pengusaha Hotel, Kafe, dan Restoran Berharap Larangan Makan di Tempat Dicabut, Pengusaha Restoran,aturan makan di tempat,PPKM Mikro,PPKM Mikro Bandung,Restoran di Bandung

Rumah Terendam Banjir Imbas Proyek KCIC, Warga Menuntut Janji Relokasi

Bandung Jumat, 25 Juni 2021 | 11:45 WIB

Padahal, KCIC sudah mengumbar berjanji untuk membebaskan rumah-rumah yang lokasinya 15 meter dari jarak proyek jembatan.

Bandung Raya - Bandung, Rumah Terendam Banjir Imbas Proyek KCIC, Warga Menuntut Janji Relokasi, Banjir,Proyek,KCIC,Relokasi,Warga Menuntut Janji Relokasi,Rumah Terendam Banjir,PT Kereta Cepat Indonesia-China,Kota Bandung,Kereta Cepat,Kereta Cepat Indonesia China,kereta cepat Jakarta-Bandung,Proyek KCIC

Update Covid-19 Kota Bandung 25 Juni 2021: Rancasari Tertinggi

Bandung Jumat, 25 Juni 2021 | 11:22 WIB

Saat ini kasus positif Covid-19 di Kota bandung terus meningkat. Rancasari menjadi kecamatan dengan kasus Covid-19 terti...

Bandung Raya - Bandung, Update Covid-19 Kota Bandung 25 Juni 2021: Rancasari Tertinggi, Covid-19 kota Bandung,Update Covid-19 Kota Bandung,tren Covid-19 Kota Bandung turun,Data Covid-19 Bandung,data covid-19 Kota Bandung,data covid-19 kota bandung terbaru,data covid-19 kota bandung hari ini

Masjid Agung Bandung Tetap Gelar Salat Jumat Hari Ini

Bandung Jumat, 25 Juni 2021 | 08:44 WIB

Masjid Raya Bandung, Provinsi Jawa Barat tetap akan melaksanakan sholat Jumat pada hari ini, Jumat, 25 Juni 2021, meski...

Bandung Raya - Bandung, Masjid Agung Bandung Tetap Gelar Salat Jumat Hari Ini, Salat Jumat,Salat Jumat Berjamaah,salat jumat masjid agung bandung,salat jumat di bandung,masjid agung bandung,masjid agung bandung salat jumat

Informasi Layanan SIM Keliling Kota Bandung Jumat 25 Juni 2021

Bandung Jumat, 25 Juni 2021 | 05:15 WIB

Layanan SIM keliling online Polrestabes Bandung pada Jumat, 25 Juni 2021, digelar di dua lokasi.

Bandung Raya - Bandung, Informasi Layanan SIM Keliling Kota Bandung Jumat 25 Juni 2021, Informasi,Layanan,SIM Keliling,Kota Bandung,Online,Polrestabes Bandung

Pandemi, Kondisi Saung Angklung Udjo Memprihatinkan

Bandung Kamis, 24 Juni 2021 | 22:09 WIB

Direktur Utama Saung Angklung Udjo Taufik Hidayat Udjo mengakui jika SAU sedang dalam kondisi yang memprihatinkan, dan i...

Bandung Raya - Bandung, Pandemi, Kondisi Saung Angklung Udjo Memprihatinkan, Saung Angklung Udjo (SAU),Saung Angklung Udjo Bangkrut,Saung Angklung Udjo Sepi Pengunjung,Wisata Saung Angklung Udjo

Diisukan Bangkrut, Saung Angklung Udjo Ternyata Akan Bangun Museum

Bandung Kamis, 24 Juni 2021 | 21:46 WIB

Publik sempat geger karena adanya pelelangan aset Saung Angklung Udjo di lelang.go.id pada Rabu, 23 Juni 2021. Hal ini m...

Bandung Raya - Bandung, Diisukan Bangkrut, Saung Angklung Udjo Ternyata Akan Bangun Museum, Lelang Aset Saung Angklung Udjo,Saung Angklung Udjo (SAU),Museum Angklung,Sejuta Angklung untuk Sekolah,Saung Angklung Udjo Bangkrut

BMKG Jelaskan Penyebab Bandung Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin dan...

Bandung Kamis, 24 Juni 2021 | 21:24 WIB

Badan Metereologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Kota Bandung telah memprediksi pada pertengahan Juni 2021, wilayah Kota B...

Bandung Raya - Bandung, BMKG Jelaskan Penyebab Bandung Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin dan Petir, BMKG Kota Bandung,Bandung Hujan Lebat,Bandung Hujan Deras,Bandung Hujan Angin,Bandung hujan petir

artikel terkait

dewanpers