web analytics
  

Irigasi Leuwikuya Kekeringan, Ratusan Hektare Lahan Pertanian Tak Bisa Digarap

Senin, 7 September 2020 18:21 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, Irigasi Leuwikuya Kekeringan, Ratusan Hektare Lahan Pertanian Tak Bisa Digarap, kekeringan,Musim Kemarau,Irigasi Leuwikuya,Lahan Pertanian Kutawaringin

Anak-anak bermain di lahan pertanian yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau panjang. (Kavin Faza)

KUTAWARINGIN, AYOBANDUNG.COM -- Ratusan hektare lahan pertanian di Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung terancam tidak bisa digarap untuk ditanam.

Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air Leuwikuya, Amay Rohimat, mengatakan lahan pertanian 5 Desa di Kecamatan Kutawaringin, mengandalkan air dari irigasi Leuwikuya.

Namun kondisi irigasi Leuwikuya saat ini terus mengalami penyusutan akibat musim kemarau.

"Air dari irigasi sudah tidak bisa menyuplai kebutuhan pengairan sawah," tutur Amay, Senin (7/9/2020).

Saat ini, sebagian areal pertanian di Kecamatan Kutawaringin sudah memasuki masa panen, namun dengan kondisi irigasi yang semakin mengering, mengancam petani tidak bisa memulai masa tanam.

"Jika kemarau terus berkepanjangan, kemungkinan besar tidak bisa memulai masa tanam," kataya.

Saat awal masa tanam, kata Amay, padi membutuhkan air banyak untuk proses pertumbuhan. Jika kekurangan air, padi terancam akan gagal tanam.

Irigasi Leuwikuya, kata Amay, mengairi ratusan hektar lahan areal sawah di Kecamatan kutawaringin dan lebih 1.000 hektar di wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers