web analytics
  

Kantor Pemkab Cirebon Ditutup, 5 ASN Terpapar Covid-19

Senin, 7 September 2020 09:00 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Kantor Pemkab Cirebon Ditutup, 5 ASN Terpapar Covid-19, COVID-19,Kabupaten Cirebon,nanan abdul manan

Ilustrasi Covid-19 (Pixabay)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Kantor pusat pemerintahan Kabupaten Cirebon ditutup pasca sedikitnya 5 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan sekretariat daerah (Setda) setempat terdeteksi Covid-19, Senin (7/9/2020).

Sebagai tindaklanjut, tes usap massal pun dilaksanakan di Kantor Setda Kabupaten Cirebon. Tes usap berlaku bagi bupati hingga petugas di rumah jabatan bupati, wakil bupati, dan sekretaris daerah (sekda) seperti petugas keamanan, petugas taman, maupun supir.

"Hari ini akan dilaksanakan test swab massal bagi seluruh pegawai di lingkungan setda," kata Kepala Bagian Humas Pemkab Cirebon Nanan Abdul Manan, Senin (7/9/2020).

Dia pula membenarkan adanya pegawai yang terpapar virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit menular Covid-19. Setidaknya sebanyak 5 pegawai pada salah satu bagian di Setda Kabupaten Cirebon telah terkonfirmasi Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, Enny Suhaeni menginformasikan, tes usap bagi pegawai Setda Kabupaten Cirebon dilaksanakan di Kantor Dinkes setempat.

"Seluruh bagian pada setda dijadwalkan mengikuti tes swab," ujarnya.

Selain bagi pegawai di Kantor Setda, para pejabat eselon II juga menjalani tes usap di rumah jabatan bupati/pendopo. Selain pejabat, tes usap berlaku bagi seluruh kru bupati, seperti ajudan dan para pegawai lain yang bertugas di sekitarnya. 

"Bagi pegawai yang berhalangan hadir dengan alasan apapun, tes swab akan dilaksanakan secara menyusul karena sifatnya wajib," tegas Enny.

Sebelumnya, pada Sabtu (5/9/2020), sebanyak 49 kasus baru terdeteksi di Kabupaten Cirebon. Angka ini memecahkan rekor pembengkakan 30 kasus yang tercatat sebelumnya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers