web analytics
  

Tebing Gricil, Wisata Alam Baru di Katulampa Bogor

Minggu, 6 September 2020 10:57 WIB Husnul Khatimah
Umum - Regional, Tebing Gricil, Wisata Alam Baru di Katulampa Bogor, wisata,Tebing Gricil,Destinasi Wisata Baru Bogor,Katulampa,Bendung Katulampa,Perumahan Griya Katulampa

Wali Kota Bogor Bima Arya mengunjungi Tebing Gricil, destinasi wisata alam baru yang dibangun swadaya oleh warga di Kelurahan Katulampa, Kota Bogor. (Ayobandung.com/Husnul Khatimah)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Menyusul Bendung Katulampa dan Kampung Warna-warni, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor akan segera memiliki destinasi wisata alam baru, yakni Tebing Gricil. Dibangun swadaya oleh warga Perumahan Griya Katulampa, Tebing Gricil dilengkapi dengan lintasan joging (jogging track) sepanjang 1,7 kilometer.

Warga mengembangkan Tebing Gricil dengan memperhatikan eksotistem aliran Sungai Ciliwung. Selain pemandangan tebing sungai dan Bendung Katulampa, destinasi wisata baru ini akan terintegrasi dengan kebun organik seluas 2.000 meter persegi. Kebun organik berkonsep urban farming tersebut, yang dinamai One Home Farm, sudah lama dikelola komunitas petani muda yang berdomisili di Bogor.

"Ini adalah swadaya warga yang sudah mulai menatanya sejak empat bulan lalu dan alhamdulillah disupport oleh Pak Wali. Mudah-mudahan (Tebing Gricil) bisa menjadi kenyataan, dibangun sesuai dengan harapan kita sampai dengan urban farming dan Bendung Katulampa," ujar Ketua RW 10, Kelurahan Katulampa, Bambang Ermanto, Minggu (6/9/2020).

Nama Tebing Gricil diambil dari kata Griya dan Ciliwung karena lokasinya di Perumahan Griya Katulampa yang dekat dengan tebing Sungai Ciliwung. Untuk menjaga keasrian lingkungan tersebut, selama ini warga tidak menebang pohon.

"Pohon tidak ada yang ditebang, tapi kita bersihkan saja. Kita juga normalisasi aliran air yang dulunya kumuh. Nanti kita akan pelihara ikan," kata Bambang.  

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, wilayah Griya Katulampa memiliki potensi luar biasa. Selain sungai, ada juga urban farming, Bendung Katulampa, dan ditambah lagi modal sosial warganya yang kompak.

"Pemudanya, warganya, RT-nya, RW-nya itu kompak, keren. Bahkan tidak perlu menunggu bantuan dari Pemkot, swadaya ini hebat. Jogging track ini swadaya, membersihkan air juga swadaya. Ini contoh bagi yang lain," katanya.

Dijelaskan Bima, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan memperkuat program swadaya warga ini agar lebih tertata dan menarik untuk dikunjungi wisatawan.

"Pemkot malu kalau yang gerak warganya, tapi Pemkotnya tidak memperkuat. Insyaallah potensi yang dahsyat ini, warga yang hebat ini, akan diperkuat Pemkot. Mudah-mudahan ini menginspirasi wilayah lain di Kota Bogor," jelasnya.

Editor: Tri Joko Her Riadi

artikel terkait

dewanpers