web analytics
  

Tips Aman Belanja Kredit Jika Resesi Terjadi

Minggu, 6 September 2020 07:05 WIB Suara.com
Bisnis - Finansial, Tips Aman Belanja Kredit Jika Resesi Terjadi, ekonomi,Resesi

[Ilustrasi] Perkembangan ekonomi. (Steve Buissinne/Pixabay )

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Kabar soal resesi yang mengancam Indonesia membuat masyarakat bertanya-tanya, masih amankah belanja secara kredit saat ini?

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi tercatat minus, membuat bayang-bayang resesi mengancam Indonesia.

Resesi adalah penurunan aktivitas ekonomi signifikan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Dampak domino bisa terjadi seperti banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK), kredit macet dan sebagainya.

Lantas, masih amankah beli barang dengan cara kredit? Perencanaan Keuangan Rista Zwestika, S.Sos, AWP, CFP menjawabnya bisa aman dan bisa juga tidak aman.

Aman tidaknya mengajukan kredit harus berdasarkan perhitungan matang yang sudah dipersiapkan. Kekhawatiran Rista adalah banyak orang ajukan kredit karena modal nekat.

"Bisa iya (aman), bisa nggak (aman), karena kadang orang modal nekat sih, kalau tidak diperhitungkan secara tepat" jelas Resti.

Persiapan dan perhitungan ajukan kredit adalah pastikan sudah punya dana darurat dan dana proteksi. Terlebih saat pandemi dan di tengah ancaman resesi maka dua dana ini harus dimiliki sebelum mengajukan kredit.

Jangan sampai hanya karena modal nekat, Anda malah tidak bisa membayar kredit saat tiba-tiba mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), pemasukan usaha berkurang drastis, hingga sama sekali tidak punya penghasilan.

"Kalau sekiranya kita melihat dana darurat belum ada, proteksi belum ada, kemudian income (pemasukan)nya juga berkurang kayaknya (ngajuin kredit) nggak dulu deh," jelas Rista.

Tapi jika Anda sudah memiliki semua persiapan dana darurat dan proteksi, cadangan untuk beberapa waktu ke depan, Rista tidak masalah jika Anda ingin mengajukan kredit.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers