web analytics
  

Jadwal Liga 1 Padat, Bagaimana Kesehatan Pelatih Persib?

Sabtu, 5 September 2020 13:02 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Jadwal Liga 1 Padat, Bagaimana Kesehatan Pelatih Persib?, Pelatih Persib Bandung Robert Alberts,Serangan Jantung,Jadwal Persib,Liga 1

Sebelum Liga 1 bergulir lagi, Pelatih Persib Robert Alberts pernah dilarikan ke rumah sakit akibat serangan jantung. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Muncul kekhawatiran soal kondisi kesehatan pelatih Persib Robert Alberts. Beberapa waktu lalu, Robert pernah dilarikan ke rumah sakit akibat mendapatkan serangan jantung.

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Dalam lanjutan Liga 1 2020, Persib dan tim peserta lainnya akan menghadapi padatnya jadwal pertandingan. Mereka bahkan harus melalui perjalanan berjam-jam menggunakan transportasi darat untuk menggelar pertandingan tandang.

Dalam kebijakan lanjutan Liga di tengah pandemi Covid-19 ini, tim peserta dilarangan menggunakan pesawat. Mereka harus menggunakan bus untuk berpindah dari satu kota ke kota lainnya.

Muncul kekhawatiran soal kondisi kesehatan pelatih Persib Robert Alberts. Beberapa waktu lalu, Robert pernah dilarikan ke rumah sakit akibat mendapatkan serangan jantung. Dia pun harus naik meja operasi lantaran didiagnosis mengidap jantung koroner.

Namun, pelatih berusia 65 tahun itu mengatakan, kondisinya menunjukkan perkembangan yang luar biasa.

"Beruntung jantung saya bisa diperbaiki selama 12 jam dan setelah itu kondisi saya membaik. Dua hari lalu saya melakukan check up dan dokter sangat senang dengan proses yang pemulihan saya," kata Robert usai memimpin sesi latihan di Stadion GBLA, Jumat (4/9/2020).

Eks pelatih Arema dan PSM Makassar itu tak memungkiri, dirinya masih ingat serangan jantung hampir merenggut nyawanya. Beruntung, Robert mendapatkan penanganan cepat sehingga nyawanya terselamatkan.

"Itu sempat mengagetkan. Terjadi sekitar 6-7 pekan lalu dan itu sangat mengagetkan bagi saya dan orang-orang terdekat saya. Saya menderita serangan jantung dan saat itu satu langkah menuju kritis," katanya.

Kini setelah melakukan pemulihan dan menjaga kesehatan jantungnya, pelatih asal Belanda itu optimistis bisa kembali mengarsiteki skuat Pangeran biru dengan maksimal. Namun dia juga tak lupa bahwa di usianya kini, kesehatan menjadi prioritas utama.

"Saya juga sangat senang karena bisa kembali ke lapangan, melakukan hal yang saya suka yaitu sepak bola dan bekerja untuk hasil terbaik. Ini jadi pelajaran bagi saya," ujarnya.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers