web analytics
  

Disdik KBB Data Siswa SD Penerima Kuota Gratis

Sabtu, 5 September 2020 09:46 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, Disdik KBB Data Siswa SD Penerima Kuota Gratis, Bandung Barat,Belajar Online,pulsa siswa kabupaten bandung barat,pembagian pulsa gratis

Seorang siswa yang baru duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), Yoga (12), saat menyaksikan arahan tentang tahun ajaran baru dari Wali Kota Bandung Oded M Danial pada siaran langsung daring di kediamannya, Jalan Sekeloa, Kota Bandung, Senin (13/7/2020). Memasuki hari pertama sekolah pada tahun ajaran baru 2020/2021 yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19, mengakibatkan siswa di beberapa sekolah di Kota Bandung menerapkan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring sesuai arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia guna meminimalisasi penyebaran pandemi Covid-19 pada lingkungan pendidikan. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan menerima bantuan kuota untuk menunjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau secara daring.

Pelaksana tugas Kepala Bidang SMP, Disdik KBB, Unang Rahmat Hidayat menjelaskan, saat ini pihaknya tengah menginput data siswa melalui Dapodik dengan melibatkan pihak setiap sekolah.

"Operator sekolah saat ini sedang memasukan nomor telepon siswa melalui Dapodik selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh pihak Kemendikbud," katanya, Sabtu (5/9/2020).

Kemendikbud akan memberikan data siswa penerima untuk diverifikasi dan validasi oleh Dinas Pendidikan KBB.

"Nanti kita memastikan bahwa nomor penerima bantuan kuota merupakan benar siswa dan dibuktikan dengan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM)," katanya.

Unang menyebut, kendati belum mengetahui secara pasti besaran bantuan kuota tersebut, nantinya kuota ini hanya bisa digunakan untuk kegiatan pembelajaran saja.

"Misalkan nanti menggunakan nomor orang tua, kuota tersebut hanya bisa mengakses web yang berkaitan dengan kegiatan pendidikan. Jadi tidak bisa digunakan yang bukan peruntukannya," katanya.

Namun begitu, dari jumlah total siswa SD yang di Kabupaten Bandung Barat yakni 155.600 orang tidak semuanya mendapatkan bantuan kuota tersebut.

"Kita mengakui bahwa di lapangan terdapat berbagai persoalan terkait pelaksanaan PJJ secara daring. Salah satunya adalah ketersediaan ponsel dan akses," katanya.

Dia pun mengimbau agar pihak sekolah berupaya maksimal dalam penginputan nomor telepon siswa melalui Dapodik tersebut. Hal itu guna mengurangi risiko siswa yang membutuhkan tak memperoleh bantuan.

"Saya juga berharap program ini berjalan lancar dan memberi banyak manfaat bagi semua pihak khususnya para siswa," katanya.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers