web analytics
  

Satpol PP Jangan Asal Pukul saat Jaga Pilkada

Jumat, 4 September 2020 20:18 WIB Suara.com
Umum - Nasional, Satpol PP Jangan Asal Pukul saat Jaga Pilkada, Mendagri Tito Karnavian,Satpol PP,Pilkada Serentak

Mendagri Tito Karnavian. (Istimewa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan potensi tindakan anarkis yang muncul dalam masa pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020.

Dengan begitu, ia meminta pihak keamanan termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk ikut mengawasinya.

Tito mengatakan ada dua hal yang mesti diwaspadai yakni potensi tindakan anarkis dan juga ketaatan pelaksanaan peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) serta peraturan daerah (Perda).

Dalam PKPU tersebut sudah dijelaskan beragam aturan yang harus ditaati peserta calon kepala daerah ataupun para pendukungnya di tengah pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam rapat koordinasi dengan tema Kesiapsiagaan Satpol PP dan Satlinmas dalam Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 melalui video konferensi, Jumat (4/9/2020).

"Untuk Satpol PP tolong kita waspadai dua hal yaitu mengenai potensi aksi anarkistis, kedua ketaatan pada peraturan KPU dan peraturan daerah yang atur mengenai penanganan Covid-19," kata Tito.

Dalam Perda juga sudah disebutkan berbagai aturan bagi masyarakat untuk disiplin akan protokol kesehatan, salah satunya ialah tidak boleh ada kerumunan massa.

Menurutnya, Satpol PP tidak bisa bekerja sendirian. Sehingga perlu adanya dukungan baik dari Polri maupun TNI.

Dalam kesempatan itu, mantan Kapolri tersebut meminta tolong kepada Satpol PP untuk bisa bertindak tegas namun tetap proporsional dalam menjalankan tugasnya. Ia mengingatkan kepada para anggota Satpol PP untuk tidak bertindak secara berlebihan saat melakukan tugasnya.

"Bertindak berlebihan itu juga tidak akan mengundang simpati bahkan kontraproduktif tapi juga jangan tidak bertindak atau tidak melakukan tindakan proporsional," ujarnya.

Menurut Tito, menegakan aturan yang berlaku bisa disesuaikan dengan situasi sosial budaya di masing-masing daerah. Sebab, tidak bisa seluruh daerah kemudian harus disikapi dengan tindakan agak keras.

"Ini harus betul-betul Kasatpol PP, Linmas berikan arahan jangan nanti terbalik bertindak berlebihan main pukul dan lain-lain akhirnya dilawan, akhirnya konflik," pungkasnya.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Ratusan Nakes Ini Batal Divaksin Karena Punya Diabetes dan Hipertensi

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 19:07 WIB

Ratusan tenaga kesehatan yang sudah didaftar batal divaksin karena punya riwayat penyakit turunan

Umum - Nasional, Ratusan Nakes Ini Batal Divaksin Karena Punya Diabetes dan Hipertensi, Vaksinasi,Tenaga Kesehatan Positif Covid-19,Vaksin Covid-19,Jadwal Vaksin Covid-19

Bulan Depan, Bio Farma Produksi 4 Juta Vaksin Covid-19

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 15:14 WIB

Setelah menerima 15 juta dosis bulk vaksin Covid-19 dari Sinovac, pada 12 Januari 2021 yang lalu, Bio Farma siap untuk m...

Umum - Nasional, Bulan Depan, Bio Farma Produksi 4 Juta Vaksin Covid-19, vaksin corona,Vaksin Covid-19,Vaksin Biofarma,Biofarma,Vaksin Covid-19 Biofarma

Hore! BLT BPJS Ketenagakerjaan Cair, Tinggal Menunggu Waktu

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 14:29 WIB

Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan sudah ditunggu-tunggu. Tapi ada beberapa di antara calon penerima yang akhirnya tidak...

Umum - Nasional, Hore! BLT BPJS Ketenagakerjaan Cair, Tinggal Menunggu Waktu , BLT BPJS Ketenagakerjaan,kapan blt bpjs ketenagakerjaan 2021 cair,blt bpjs ketenagakerjaan 2021,Jadwal Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan,BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3,blt pekerja formal,update blt pekerja,bantuan subsidi gaji,kemnaker.go.id

Doni Munardo Diduga Tertular Covid-19 Gara-gara Lepas Masker Saat Maka...

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 12:35 WIB

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meyakini dirinya terpapar Covid-19 saat makan sehingga terpaksa mele...

Umum - Nasional, Doni Munardo Diduga Tertular Covid-19 Gara-gara Lepas Masker Saat Makan Bersama, Doni Munardo Positif Covid-19,dimana Doni Munardo kena corona,Doni Munardo,Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo,Satgas Covid-19

KKP Tetapkan 20 Jenis Ikan Dilindungi, Bagaimana dengan Cupang?

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 11:10 WIB

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerbitkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1 Tahun 2021 tentang...

Umum - Nasional, KKP Tetapkan 20 Jenis Ikan Dilindungi, Bagaimana dengan Cupang?, Ikan dilindungi,20 Ikan dilindungi,Ikan cupang,arwana,Ikan Arwana

Ini Kegiatan Doni Munardo Sebelum Positif Covid-19

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:34 WIB

Doni Monardo mengumumkan dirinya positif Covid-1, setelah menjalani tes PCR. Padatnya aktivitas membuat Ketua Satuan Tug...

Umum - Nasional, Ini Kegiatan Doni Munardo Sebelum Positif Covid-19, Doni Munardo,Doni Munardo Positif Covid-19,COVID-19,Corona,dimana Doni Munardo kena corona

Habib Rizieq Terbelit Kasus Baru, Kali Ini Sengketa Lahan di Bogor

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:30 WIB

Habib Rizieq Shihab dihadapkan pada persoalan hukum baru. Ia dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri atas kasus...

Umum - Nasional, Habib Rizieq Terbelit Kasus Baru, Kali Ini Sengketa Lahan di Bogor, Habib Rizieq Shihab,Kasus Sengketa Lahan habib Rizieq Shihab,Kasus Habib Rizieq Shihab,Rizieq Shihab

Dorong Ekonomi Kerakyatan, NU Luncurkan Nahdlyin Smartbox

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:25 WIB

Nahdlatul Ulama (NU) mendorong program pemerintah untuk membangun ekonomi kerakyatan serta mencetak usahawan baru dari...

Umum - Nasional, Dorong Ekonomi Kerakyatan, NU Luncurkan Nahdlyin Smartbox, Nahdlatul Ulama (NU),Nahdlyin Smartbox

artikel terkait

dewanpers