web analytics
  

Kepastian Umrah Tunggu Pembukaan Penerbangan dan Ketentuan Protokol Kesehatan

Jumat, 4 September 2020 14:53 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, Kepastian Umrah Tunggu Pembukaan Penerbangan dan Ketentuan Protokol Kesehatan, Umrah,Arab Saudi

Aktivitas Umrah. (Adi Ginanjar/Ayobandung.com)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pembukaan ibadah umrah menemui titik terang, di mana saat ini tinggal menunggu pembukaan penerbangan dan ketentuan protokol kesehatan.

Konsul haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Endang Jumali mengatakan bahwa pembukaan kembali penyelenggaraan ibadah umrah masih menunggu dua hal yakni dibukanya penerbangan dan ketentuan protokol kesehatan.
 
"Pembukaan kembali penyelenggaraan ibadah umrah diharapkan dapat terwujud dalam waktu dekat," kata Endang, Jumat (4/9/2020).

Dia menerangkan, ada persyaratan yang harus terpenuhi sebelum dibukanya musim umrah. Pertama, penerbangan internasional di Arab Saudi sudah dibuka kembali. Kedua, ketentuan protokol kesehatan bagi jamaah umrah di masa pandemi Covid-19 telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi

Ketentuan protokol kesehatan bagi jamaah umrah masih dibahas dan dikoordinasikan dengan pihak dan instansi terkait. Termasuk dengan Otoritas Penerbangan Sipil (GACA) sebagai pihak yang mengeluarkan regulasi penerbangan.

"Pemerintah Arab Saudi juga akan mengkaji regulasi penerbangan di Indonesia sebagai bahan penentuan kebijakan dibukanya kembali penyelenggaraan ibadah umrah," ujarnya.

Endang menjelaskan, jika sudah dibuka, penyelenggaraan umrah akan diperuntukkan bagi semua Muslim, termasuk warga Arab Saudi dan ekspatriat yang berada di Arab Saudi

Sampai saat ini tidak ada rencana kebijakan untuk melakukan pembatasan kuota jamaah umrah. "Terkait kebijakan batasan usia bagi jamaah umrah masih menunggu ketentuan protokol kesehatan dari Kementerian Kesehatan," jelasnya.

Sebelumnya, Endang ikut mendampingi KJRI Eko Hartono bertemu Deputi Umrah Kementerian Haji dan Umrah Abdul Aziz Wazzan di Jeddah. Pertemuan ini berlangsung pada 3 September 2020. Hadir juga, koordinator fungsi konsuler KJRI Jeddah.

Endang menyampaikan pertemuan itu membahas sejumlah teknis penyelenggaraan umrah. Misalnya proses visa dilakukan sama seperti tahun lalu. Dibahas juga tentang pengembangan sistem teknologi informasi dan data yang terintegrasi antara Kedeputian Umrah serta masalah asuransi kesehatan.

Sumber: Republika
Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers