web analytics
  

Wow, Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Tembus 258

Kamis, 3 September 2020 14:17 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Wow,  Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Tembus 258, COVID-19,cirebon

Ilustrasi Covid-19 (Pixabay)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Seorang guru menjadi 1 dari 19 kasus baru Covid-19 di Kabupaten Cirebon. Sampai Kamis (3/9/2020), tercatat total 258 pasien positif.

Sang guru yang terdeteksi Covid-19 diketahui seorang perempuan berusia 22 tahun. Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah sekaligus anggota Divisi Pelayanan Informasi, Pusat Data, TIK, dan Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan menyebut, yang bersangkutan terpaksa menjalani karantina mandiri.

"Pasien sekarang isolasi mandiri," ujarnya.

Guru tersebut menjadi 1 dari 19 kasus baru yang terdeteksi di Kabupaten Cirebon. Selain sang tenaga pendidik, prosedur karantina mandiri juga berlaku bagi 16 pasien positif baru lainnya.

Selain guru, ke-16 pasien baru tersebut terdeteksi positif setelah menjadi kontak erat dari pasien positif sebelumnya. Dari 16 pasien itu, 6 pasien di antaranya berkontak erat dengan pasien positif yang dirawat di Wisma Atlet Jakarta.

Selain karantina mandiri, 2 pasien baru sisanya dirawat di rumah sakit, masing-masing RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon dan RSUD Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

Sayang, 1 pasien di antara ke-2 pasien yang dirawat di rumah sakit meninggal dunia. Pasien merupakan seorang laki-laki berusia 65 tahun.

Sementara, seorang pasien lain diketahui terpapar virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 setelah ditemukan riwayat perjalanan dari Tasikmalaya. Sang pasien menunjukkan gejala Covid-19.

Sementara, dari total 19 kasus baru yang terdeteksi hari ini, seorang balita perempuan berusia 4 tahun menjadi pasien termuda. Bersamanya, terdapat pula pasien anak-anak berusia 8 tahun dan 11 tahun.

"Selain itu, pasien berusia remaja juga ada, yakni 2 pasien berusia 14 tahun dan seorang pasien berusia 17 tahun," jelasnya.

Sebagian di antara pasien balita dan remaja itu diketahui merupakan kontak erat dari pasien positif yang dirawat di Wisma Atlet.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers