web analytics
  

Seorang Tersangka Pesta Gay di Jakarta Positif HIV

Kamis, 3 September 2020 07:54 WIB
Umum - Nasional, Seorang Tersangka Pesta Gay di Jakarta Positif HIV, tissue magic,Pesta Seks,Pesta Seks Gay,homo,HIV

Para tersangka (baju oranye) penyelenggara pesta seks sesama jenis atau gay di Kuningan, Jakarta Selatan beserta barang bukti saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/9/2020). (Republika)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Salah seorang tersangka dari 9 penyelenggara pesta seks gay di sebuah apartemen di Kuningan, Jakarta Selatan, positif Human Immunodeficiency Virus atau HIV.

"Di antara 9 penyelenggara ini memang ada satu yang terkena HIV tapi saya enggak bisa sebutkan di sini," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus di Mako Polda Metro Jaya, Rabu (2/9/2020).

Pihak kepolisian sudah melakukan koordinasi dengan tim kesehatan untuk melakukan tes kesehatan kepada seluruh peserta yang hadir dalam acara itu.

"Nanti kami akan berkoordinasi dengan tim kesehatan untuk memeriksa semuanya," kata Yusri seperti dilansir Antara.

Yusri mengatakan, tersangka yang positif mengidap HIV akan ditempatkan di sel tahanan yang berbeda dengan tersangka lainnya.

Pihak kepolisian juga sudah melakukan tes cepat COVID-19 terhadap 56 orang yang diamankan. Hasilnya, 56 orang tersebut non-reaktif.

"Seluruh 56 orang yang kita amankan kita lakukan rapid test, semuanya non-reaktif," kata Yusri.

Penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan 9 orang sebagai tersangka usai menggerebek sebuah pesta seks sesama jenis yang berlangsung di sebuah apartemen di Kuningan, Jakarta Selatan pada 29 Agustus 2020.

Inisial sembilan tersangka tersebut adalah TRF, BA, NA, KG, SW, NM, A, WH. Sembilan orang yang ditetapkan sebagai tersangka karena perannya sebagai penyelenggara pesta seks itu.

Sementara itu, 47 orang lainnya yang menjadi pesertanya tidak ditahan dan hanya berstatus sebagai saksi.

"Ini kita jadikan saksi dan masih kita dalami terus, kita tidak lakukan penahanan kepada 47 orang ini," kata Yusri.

Atas perbuatannya, kesembilan tersangka dikenakan Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 33 Jo Pasal 7 Undang-Undang 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman kurungan minimal satu tahun penjara dan maksimal 10 tahun penjara.

Adapun barang bukti yang disita polisi dari penggerebekan tersebut antara lain delapan kotak alat kontrasepsi, satu kotak 'tissue magic', satu buku registrasi, tiga botol pelumas, delapan botol obat perangsang dan bukti transfer pembelian tiket masuk pesta.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers