web analytics
  

Ratusan Guru dan Pegawai SMAN 1 Cianjur Ikuti Swab Test

Rabu, 2 September 2020 19:02 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Ratusan Guru dan Pegawai SMAN 1 Cianjur Ikuti Swab Test, SMAN 1 Cianjur,Swab Test

SMAN 1 Cianjur Gelar Swab Test. (Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Jelang kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di SMA maupun SMK, ratusan guru dan staf pegawai SMA Negeri 1 Cianjur mengikuti swab test (tes usap), Rabu (2/9/2020).

Berdasarkan data dari pihak sekolah, Terdapat 102 orang yang mengikuti tes usap terdiri dari 72 guru dan 30 staf pegawai.

“Tes usap (swab test) bagi kalangan guru di SMAN 1 merupakan bagian agenda program Pemkab Cianjur dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 setempat,” ujar Agam Supriyatna, Kepala Sekolah SMAN 1 Cianjur pada wartawan.

Tujuan tes usap, kata Agam, sebagai bagian persiapan seandainya nanti ada kebijakan segera melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Selain itu, tes usap juga untuk mendeteksi potensi penyebaran covid-19. 

"Tujuannya, secara tidak langsung, paling tidak lembaga (sekolah) mendeteksi kondisi kesehatan yang ada di dalam seandinya nanti dilaksanakan kegiatan pembelajaran secara langsung. Jadi kita sudah mengantisipasi," tuturnya.

Seandainya nanti hasil pemeriksaan tes usap didapati ada guru atau staf pegawai yang terkonfirmasi positif covid-19, lanjut Agam, pihak sekolah akan mengambil kebijakan karantina atau isolasi. Teknis dan mekanisme karantina akan dikoordinasikan dengan Pemkab Cianjur dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur. 

"Langkah yang akan diambil seandainya memang ada personel yang terkonfirmasi positif, barangkali kita harus melakukan karantina baik secara pribadi (mandiri) ataupun kita akan berkoordinasi dengan tim Gugus Tugas di sekolah dan kabupaten. Langkah-langkah selanjutnya akan kita tempuh sesuai prosedur," tegasnya. 

Pemkab Cianjur sendiri menargetkan bisa melakukan tes usap bagi 10 ribu jiwa atau 0,5% dari jumlah penduduk. Guru merupakan salah satu elemen yang diprioritaskan mengikuti tes usap menyusul rencana pembelajaran tatap muka meskipun belum ada kepastian.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, mengatakan Pemkab Cianjur melalui Gugus Tugas Covid-19 terus berupaya menangkal indikasi penyebaran virus korona dengan berbagai langkah.

"Saat ini kita terus menjaga. Kalau ada indikasi kasus positif, kita berupaya cepat putus mata rantainya. Jadi tidak menyebar menjadi klaster. Upaya mendeteksi penyebaran covid-19 dilakukan dengan tes swab. Targetnya 0,5% dari jumlah penduduk harus mengikuti tes swab," jelasnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers