web analytics
  

Persib Bandung Tunggu Aturan Penggunaan Bus untuk Laga Tandang

Rabu, 2 September 2020 16:36 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Persib Bandung Tunggu Aturan Penggunaan Bus untuk Laga Tandang, Teddy Tjahjono,persib bandung,PT LIB,liga 1

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono (Ayobandung.com/Eneng Reni)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono angkat bicara terkait salah satu wacana regulasi baru dalam lanjutan Liga 1 2020.

Untuk diketahui, PSSI dan operator konpetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB) mewacanakan regulasi anyar terkait penggunaan bus untuk laga tandang.

Setiap klub konon harus menggunakan transportasi darat untuk memainkan laga tandang. Hal ini berkaitan dengan penyebaran virus Corona yang masih mendera Indonesia. 

Teddy mengatakan, Persib akan mengikuti aturan tersebut. Hanya, Teddy mengaku, masih belum mengetahui secara rinci mengenai aturan teknis untuk keberangkatan tim saat melakoni laga tandang.

"Ya kita ikuti lah aturan dari Liga. Tapi detailnya seperti apa kita belum dapat sampai sekarang," kata Teddy, Rabu (2/9/2020).

Teddy menuturkan, timnya masih belum mendapat rincian informasi dari regulasi tersebut. Baik untuk jenis dan fasilitas bus yang digunakan hingga aturan waktu keberangkatan klub saat melakoni laga tandang tersebut.

"Detailnya, busnya seperti apa? H min berapa harus jalan? Kalau misalnya ke Surabaya kan harus mengukur jaraknya, waktu bebas tim harus seperti apa? Kan 10 jam (perjalanan)," katanya.

Teddy menegaskan, keberangkatan tim dari satu kota ke kota lainnya pun perlu diperhatikan. Hal ini lantaran keberangkatan tim harus mengacu pada jadwal resmi pertandingan.

"Ya artinya apakah perginya dimundurin 1 hari atau gimana? Karena semuanya berkaitan dengan jadwal," katanya.

Sayangnya, hingga saat ini, jadwal pertandingan Liga 1 belum ada kejelasan. Teddy juga mengaku, timnya belum mendapatkan draft jadwal dari operator kompetisi.

"Belum dapat draf jadwal. Belum tahu kapan," ujarnya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers