web analytics
  

Teras Hijau Project, dari Gang Kota untuk Ketahanan Pangan Warga

Rabu, 2 September 2020 14:03 WIB M. Naufal Hafizh
Bandung Raya - Bandung, Teras Hijau Project, dari Gang Kota untuk Ketahanan Pangan Warga, Teras Hijau Project,bunga telang,Kelurahan Sukaraja,kecamatan cicendo,Melia Famiola,Wali Kota Bandung Oded M. Danial

Bunga Telang, salah satu tanaman di Teras Hijau Project. (Ayobandung.com/Naufal Hafiz)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- Memanfaatkan lahan di gang, Warga RW 07, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, yang tergabung dalam Teras Hijau Project membangun ketahanan pangan.

Pengelola Teras Hijau Project Melia Famiola mengatakan, sudah ada 28 keluarga di RW 07 yang terlibat dalam penggarapan Teras Hijau Project selama setahun terakhir.

Melalui lahan 516 meter persegi di Gang Hambali, Kelurahan Sukaraja, Melia dan warga setempat fokus pada ketahanan pangan kota, pengelolaan sampah, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karenanya, lahan tersebut dibagi menjadi perkebunan, tempat pengolahan sampah, dan kolam lele.

Ketiga areal tersebut saling terkait dengan 4 fungsi utama Teras Hijau Project.

Adapun fungsi pertama THP, yakni menjadi Crowde Farming Orchestrator. Salah satu wujudnya, warga bisa mendapatkan bibit maupun pupuk organik gratis hanya dengan menukar sampah organik. Sampah tersebut akan diolah di areal pengolahan sampah untuk dijadikan pupuk.

"Yang kedua, kami ingin kebun ini menjadi Green Technology Diffusion," kata Melia, yang juga dosen di Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB, Rabu (2/9/2020). 

Dengan begitu, lahan di Teras Hijau Project bisa menjadi laboratorium bagi peneliti. Nantinya, peneliti diharapkan menciptakan produk yang tidak berjarak atau sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ketiga, menjadi Green Home Based Besiness Incubation and New Bio-Base Startup Accelelator. "Kami ingin kebun ini menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya anak muda, untuk menciptakan bisnis baru berbasis tanaman."

Melia mengatakan, saat menanam, warga diberi tahu manfaat dan fungsi dari setiap tanaman. Karenanya, sejumlah hasil menanam, seperti bunga telang, dijadikan produk pewarna makanan alami dan teh.

Keempat, Teras Hijau Project ingin menjadi Bio Based Learning Experience. Dengan begitu, anak-anak bisa belajar langsung tentang lingkungan. "Kita berharap akan menciptakan generasi yang ramah lingkungan."

"Kami punya mimpi, kebun-kebun serupa (Teras Hijau Project) akan kami perluas di RW-RW lain di Kota Bandung," katanya.

Setelah berjalan kurang lebih satu tahun, Teras Hijau Project di-launching hari ini oleh Wali Kota Bandung Oded M Danial.

Dalam sambutannya, Oded mengajak semua pihak untuk berkolaborasi menciptakan ketahanan pangan saat pandemi.

"Dengan adanya pandemi Covid-19 ini, justru meningkatkan spirit kita, semangat kita untuk menciptakan ketahanan pangan," kata Oded.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers