web analytics

Menilik Tanaman Hias di Desa Tamansari Bogor

clockSelasa, 1 September 2020 14:30 WIB
Umum - Regional, Menilik Tanaman Hias di Desa Tamansari Bogor , Tanaman Hias,Tanaman hias di Bogor,Desa Tamansari Bogor,Berita Bogor

Ilustrasi--Tanaman Hias (Kementan)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Jika berkunjung ke Desa Tamansari yang berada di wilayah Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, mata kita akan dimanjakan oleh beragam tanaman hias daun yang unik dan menarik. Hampir setiap rumah memiliki atau menjual tanaman hias. Tak tanggung-tanggung, pembelinya pun dari berbagai daerah di penjuru nusantara hingga mancanegara.

Jauh dari perkotaan dan di bawah kaki Gunung Salak, Desa Tamansari mampu memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Salah satu perusahaan yang saat ini berkembang dalam bisnis tanaman hias adalah CV. Flora Berkah Abadi. 

“Berawal dari hobi suami yang suka dengan tanaman dan ada peluang ekspor tanaman hias,” tutur Rizqa saat mengawali bisnisnya pada 1 Oktober 2019 silam.

Meski baru setahun merintis usaha bersama sang suami, omzet penjualannya sudah melejit dan pemasarannya sudah merambah luar negeri.

“Jenis  tanaman yang kami ekspor di antaranya Anthurium Varians, Monstera Albo, Monstera Peru, Philodendron  Varians, Calathea Varians, Scindapsus Treubii, Scindapsus Silver Splash, Alocasia Black Velvet, Alocasia Silver Dragon, Aglaonema Pictum,” papar Muslim. 

Negara tujuan ekspor di antaranya  Eropa, Amerika, Kanada, Singapura, Hongkong, Malaysia, dan Thailand. Dalam melaksanakan ekspor, perusahaan ini mendapatkan pendampingan dari Badan Karantina Pertanian dalam melakukan prosedur Sanitary Phyto Sanitary (SPS).

“Selama satu bulan, kami dapat melakukan pengiriman kurang lebih sepuluh kali. Harga setiap tanaman pun bervariasi dan yang paling mahal seharga 200 dolar AS. Biaya pengiriman ditanggung oleh pihak pembeli,” lanjut Muslim. 

Saat ini di Desa Tamansari sudah terdapat lebih dari 10 CV yang bergerak dalam bisnis tanaman hias daun. Hampir setiap rumah penduduk di desa ini mempunyai saung penjualan tanaman. Penjualan dilakukan secara online maupun offline. 

Kemajuan pesat dalam bisnis tanaman hias di Desa Tamansari ini tidak datang secara tiba tiba. Usaha ini dipupuk dengan niat yang kuat guna meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya di desa tersebut. Untuk memperkuat keberlangsungan usaha tersebut, para pelaku usaha yang didominasi oleh kaum milenial tergabung dalam Komunitas Pencinta Tanaman Hias Ciapus atau KPTHC. Saat ini anggotanya sudah mencapai 100 orang.

“Kami sangat mengapresiasi para pemuda yang sungguh-sungguh bersemangat dalam mengembangkan florikultura, apalagi sudah mampu mencapai ekspor. Ini adalah pencapaian yang luar biasa,” papar Liferdi, Direktur Buah dan Florikultura.

Berkembangnya bisnis florikultura terutama ekspor termasuk dalam arahan  Menteri Pertanian SYL yang tertuang dalam Gerakan Tiga Kali Ekspor (GRATIEKS). Hal ini perlu didorong bersama baik pemerintah pusat dan daerah.

Bagi pecinta tanaman hias jika berkunjung ke Bogor jangan lupa singgah ke Desa Tamansari. Sembari menikmati hamparan pemandangan Gunung Salak dan udara yang sejuk sepoi-sepoi, nikmati juga ragam tanaman hias di Desa Tamansari sekaligus untuk hadiah keluarga di rumah.

 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Wagub Jabar Apresiasi OJK Hadirkan Alternatif Pendanaan UKM Melalui SC...

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 21:53 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengapresiasi produk Penawaran Efek melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknol...

Umum - Regional, Wagub Jabar Apresiasi OJK Hadirkan Alternatif Pendanaan UKM Melalui SCF, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum,Otoritas Jasa Keuangan (OJK),Pendanaan UKM,Securities Crowdfunding

Apotek di Cianjur Kekurangan Stok Vitamin

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 21:30 WIB

Sejumlah apotek di Kabupaten Cianjur kekurangan stok vitamin, sedangkan permintaan masyarakat begitu tinggi.

Umum - Regional, Apotek di Cianjur Kekurangan Stok Vitamin, Apotek,Cianjur,Kekurangan Stok,Vitamin

Tahun Ajaran Baru, Toko Buku di Cianjur Dipantau

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 17:20 WIB

Wakil Bupati Cianjur Tb Mulyana Syahrudin memantau toko buku di hari pertama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan...

Umum - Regional, Tahun Ajaran Baru, Toko Buku di Cianjur Dipantau, toko buku cianjur,TB Mulyana,PPKM Level 3 Cianjur,Cianjur

DLH Kota Bogor Angkut Sampah Pakai Sepeda Motor Listrik

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 13:24 WIB

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor mulai mengembangkan pengangkutan sampah ramah lingkungan. Hal tersebut dibuktika...

Umum - Regional, DLH Kota Bogor Angkut Sampah Pakai Sepeda Motor Listrik, Sepeda Motor Listrik,kendaraan pengangkut sampah,DLH Kota Bogor,Ramah Lingkungan

Update Covid-19 Jabar 3 Agustus 2021: Kabupaten Pangandaran Terendah

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 12:43 WIB

Kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) sebanyak 614.137 kasus setelah bertambah 2.341 kasus pada Selasa, 3 Agustus 2021.

Umum - Regional, Update Covid-19 Jabar 3 Agustus 2021: Kabupaten Pangandaran Terendah, Covid-19 Jabar,Covid-19 Jawa Barat,Data covid-19 jabar,Data Covid-19 Jabar terbaru,data covid-19 jabar hari ini,Update Data Covid-19 Jabar

Heboh Anggaran Sewa Helikopter Rp600 Juta, Wagub Jabar: Demi Mudahkan...

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 12:28 WIB

Wakil Guburnur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum buka suara perihal anggaran operasional sewa helikopter yang mencapai...

Umum - Regional, Heboh Anggaran Sewa Helikopter Rp600 Juta, Wagub Jabar: Demi Mudahkan Mobilitas, sewa helikopter wagub Uu,sewa helikopter 600 juta,helikopter Wagub Uu,anggaran sewa helikopter

Jabar Ikut Perpanjang PPKM Level 4, Kegiatan Masyarakat Dibuka Bertaha...

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 12:23 WIB

Ridwan Kamil menyebut dari 27 kabupaten kota di Jabar ada 14 daerah menerapkan PPKM Level 3, satu daerah PPKM Level 2, d...

Umum - Regional, Jabar Ikut Perpanjang PPKM Level 4, Kegiatan Masyarakat Dibuka Bertahap, Ridwan Kamil,PPKM Level 4 Jabar,PPKM Level 4,Aturan PPKM Level 4,Kebijakan PPKM Level 4

Stok Vaksin Jabar Habis, Ridwan Kamil: Bolanya Ada di Pemerintah Pusat

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 12:00 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan stok vaksin di Jawa Barat telah habis. Pihaknya masih menunggu pasokan vaksi...

Umum - Regional, Stok Vaksin Jabar Habis, Ridwan Kamil: Bolanya Ada di Pemerintah Pusat, Kecepatan Vaksinasi Jabar,Vaksinasi Covid-19 Jabar,Ridwan Kamil,stok vaksin Jabar

artikel terkait

dewanpers
arrow-up