web analytics
  

Sejumlah Bioskop di Bandung Ajukan Permohonan Beroperasi

Selasa, 1 September 2020 13:37 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung,  Sejumlah Bioskop di Bandung Ajukan Permohonan Beroperasi, Bioskop Kota Bandung,Berita Bandung,Pemkot Bandung,Pandemi Covid-19,Virus Corona,Wisata Bandung,Bioskop

Sekda meninjau bioskop di Kota bandung. (Ayobandung.com/Nur Khansa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sejumlah bioskop di Kota Bandung telah mengajukan surat permohonan untuk kembali dapat beroperasi setelah beberapa bulan tutup akibat pandemi. Hingga saat ini, terdapat sedikitnya delapan surat ajuan yang telah diterima Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bandung Dewi Kaniasari mengatakan, kedelapan pengelola bioskop yang telah mengajukan surat tersebut terdiri dari bioskop di sejumlah mal di Bandung. Yakni CGV dan XXI yang berada di mal Paris Van Java, Kings Shopping Center, Miko Mal, Paskal 23, BEC dan ciwalk.

"Bioskop yang buka itu mungkin belum ada, tapi kalau permintaannya sendiri sudah ada, sekitar delapan permohonan. Sudah masuk ke kami (Disbudpar) dan sudah kami sampaikan ke gugus tugas," ungkap Kenny, sapaan Dewi Kaniasari, Senin (31/8/2020).

Ia mengatakan, permohonan tersebut saat ini telah ditindaklanjuti pihaknya dengan pemantauan ke lapangan. Sejauh ini, protokol kesehatan yang disyaratkan disebut telah dipatuhi oleh mayoritas pengelola bioskop. Ia kemudian melaporkan hasil pantauannya tersebut ke Gugus Tugas Covid-19 Bandung.

"Sekarang masih berproses digugus tugas," ungkapnya.

Relaksasi terhadap berbagai jenis usaha tempat hiburan termasuk bioskop, ia mengatakan, didasarkan pada Peraturan Walikota Bandung (Perwal) Nomor 46 tahun 2020. Di dalamnya terdapat pasal yang menyebut bahwa aktivitas usaha dapat kembali beroperasi atas seijin Wali Kota Bandung.

"Harus ada surat persetujuan dari gugus tugas. Sudah ada mekanismenya di perwal tersebut," ungkapnya.

Sebelum diizinkan untuk kembali beroperasi, ia mengatakan, tempat-tempat hiburan--termasuk bioskop, harus dapat menjamin tempat usaha tersebut menerapkan standar protokol kesehatan dengan ketat. Untuk bioskop, hal-hal yang menjadi perhatian di antaranya adalah jarak dudur antarpenonton, mekanisme pembelian tiket, dan sebagainya.

"Di lampiran perwal ada SOP untuk bioskop, kami mengacu juga pada aturan pemerintah tentang protokol kesehatan di masa pandemi. Itu harus dilaksanakan secara ketat," jelasnya. 

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers