web analytics
  

Gudang Persediaan KAI Bakal Disulap Jadi Laswicity Heritage

Minggu, 30 Agustus 2020 20:41 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Bandung Raya - Bandung, Gudang Persediaan KAI Bakal Disulap Jadi Laswicity Heritage, PT Kereta Api Indonesia (KAI),Laswicity Heritage,Wijaya Karya (Wika)

Gudang Persediaan KAI Bakal Disulap Jadi Laswicity Heritage. (Eneng Reni)

BATUNUNGGAL, AYOBANDUNG.COM -- Ruang publik merupakan suatu kebutuhan dan diharapkan dapat memudahkan dan menunjang kebutuhan masyarakat di Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Pemanfaatan ruang publik di tengah AKB pun dinilai sangat erat kaitannya dengan aktivitas masyarakat usia produktif.

Di masa AKB, mereka akan tetap datang ke ruang publik untuk menikmati lingkungan, sekaligus berinteraksi dengan tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sejalan dengan hal tersebut, PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (Wika) telah menyepakati optimalisasi aset lahan kerja sama Gudang Persediaan PT KAI seluas 20 hektare, berikut bangunan cagar budaya (Heritage) di atasnya selama 50 tahun ke depan.

Wika melalui anak usahanya Wika Realty akan menghadirkan Laswicity Heritage atau L-Heritage sebagai destinasi ruang publik baru Kota Bandung untuk beraktivitas dan berkreativitas di tatanan normal yang baru.

Direktur Operasional II WIKA Realty, Eri Prananto menyampaikan, kesepakatan ini untuk mengoptimalisasikan bangunan dan mengalihfungsikan hingga membangun nilai ekonomi baru dengan bentuk kerja sama bangun-guna-serah (built-operate-transfer).

Menurut Eri, gudang persediaan tersebut merupakan tempat penyimpanan dan pendistribusian komponen atau spare part kereta api -- baik yang baru maupun bekas-- di mana sebagian besar lahannya masih belum dapat dimanfaatkan secara maksimal.

"Jika ditinjau dari segi arsitektur, gudang tersebut memiliki nilai historis yang tinggi karena tampilan muka yang sangat klasik dan khas gaya Belanda sesuai dengan masa pembangunannya," kata Eri dalam media gathering Laswicity Heritage di Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Minggu (29/8/2020).

Eri juga menilai, dari nilai ekonomis bangunan dan lokasi lahan, gudang persediaan ini sangat tepat untuk dioptimalkan sebagai ruang publik karena ditunjang oleh kemudahan akses transportasi, aktivitas ekonomi, dan bisnis yang prospektif di sekitarnya.

Eri juga mengatakan, Laswicity Heritage ini akan menjadi cikal bakal dari rencana besar pengembangan Laswi City sebagai ikon baru Kota Bandung dan destinasi baru untuk kawasan residensial dan komersial. 

Optimalisasi kawasan bangunan-bangunan cagar budaya ini pun diklaim bakal menjadi sarana komersial dan ruang publik baru di kota Bandung dengan nilai utilitas yang setara dengan nilai historisnya.

"Lapangan pekerjaan dan situs usaha baru akan tercipta di tempat ini, dan aktivitas komunitas-komunitas dan pegiat-pegiat ekonomi kreatif akan tumbuh dan terfasilitasi dengan baik, yang pada akhirnya akan menjadi stimulus pemulihan perekonomian daerah dari dampak pandemi," kata Eri.

Eri menambahkan, Laswicity Heritage ini akan membuat zonasi ruang sesuai dengan kategori dan kebutuhan masyarakat, seperti area food & beverages, area lifestyle, area entertainment, dan pusat olahraga. Tempat ini juga menyediakan area amphitheater sebagai ajang untuk mengapresiasi beragam kegiatan seni yang memiliki daya tarik tersendiri.

"Tempat ini diharapkan pula dapat menjadi Hub yang menciptakan multiplier impact bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya. Beragam aktivitas akan terintegrasi dengan baik di sini, terlebih bagi para pekerja, pebisnis, dan komunitas," ujarnya.

Sementara itu, untuk mengakomodasi kebutuhan operasional destinasi baru ini, Wika Realty memercayakan PT Fasen Creative Quality sebagai mitra pengelola untuk mengajak dan membuka kolaborasi dengan pelaku UMKM di Bandung untuk berhimpun dan menghadirkan kreativitasnya di Laswicity Heritage.

Direktur Utama PT Fasen CreYve Quality (Quad Event Management), Michael Bayu A. Sumarijanto mengatakan, Laswicity Heritage ini diproyeksikan dapat mulai beroperasi pada medio 2021 dengan pengawalan protokol kesehatan, setelah program pemerintah untuk vaksinasi Covid-19 pada awal tahun 2021.

Terlebih, Wika Realty saat ini tengah mengedepankan digitalisasi teknologi dalam proses bisnisnya di era adaptasi kebiasaan baru sesuai dengan arahan dan ketentuan Kementerian BUMN melalui surat Nomor: S.336/MBU/05/2020 pada 15 Mei 2020 perihal Antisipasi Skenario The New Normal BUMN. 

"Sarana dan prasarana yang ada di destinasi baru ini tentunya sudah disesuaikan dengan perilaku atau kebiasaan baru masyarakat," katanya.

Bayu mengatakan, perencanaan pengembangan tempat ini juga telah disesuaikan dengan tatanan normal baru, baik bagi para pengunjung maupun mitra kerja. Karenanya, para pengunjung akan tetap menikmati ruang publik dan berinteraksi dengan aman. 

"Dengan semangat bangkit dari dampak pandemi, destinasi baru ini akan menciptakan ruang bisnis baru yang menjanjikan bagi pengusaha lokal serta menjadi ruang wisata baru bagi keluarga dan berbagai komunitas," ujar Bayu.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers